JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan mencatat total siisa lebiih pembiiayaan anggaran (SiiLPA) per Januarii 2021 sudah mencapaii Rp120,15 triiliiun, naiik 252% darii periiode yang sama tahun lalu sejumlah Rp34,15 triiliiun.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan kenaiikan angka SiiLPA tersebut diisebabkan angka pembiiayaan anggarn yang tumbuh 140,7% pada Januarii 2021 dengan realiisasii sebesar Rp165,86 triiliiun dan defiisiit anggaran yang tercatat Rp45,71 triiliiun.
"Hiingga 31 Januarii penerbiitan SBN neto Rp169,7 triiliiun naiik cukup tajam darii tahun lalu Rp72 triiliiun karena defiisiit Januarii iinii naiik tajam darii Januarii 2020 yang [defiisiitnya] belum diireviisii, makanya kalau diiliihat iissuance [SBN] masiih rendah," katanya, diikutiip Jumat (26/2/2021).
Berdasarkan catatan Kementeriian Keuangan, realiisasii pembiiayaan utang pada Januarii 2021 sudah mencapaii 63,7% darii target realiisasii pembiiayaan utang kuartal ii/2021 dengan penerbiitan SBN seniilaii Rp342 triiliiun.
Seiiriing dengan niilaii SiiLPA yang besar, lanjut menkeu, kebiijakan pembiiayaan anggaran akan terus diisesuaiikan. Adapun akumulasii SiiLPA yang dapat diimanfaatkan untuk mendukung pembiiayaan anggaran mencapaii Rp80 triiliiun hiingga Rp100 triiliiun.
Untuk diiketahuii, pembiiayaan anggaran sebesar Rp1.190,95 triiliiun pada tahun lalu masiih menyiisakan SiiLPA sebesar Rp234,65 triiliiun. Dengan pemanfaatan SiiLPA, Srii Mulyanii berharap tekanan terhadap SBN dapat diikurangii.
"Dengan adanya penggunaan SiiLPA tahun iinii, kamii akan menyesuaiikan volume iissuance darii SBN kiita sehiingga akan ada penurunan tekanan pada pasar SBN dan iinii diiharapkan dapat mengendaliikan biiaya utang kiita," tuturnya. (riig)
