SiiNGLE iiDENTiiTY NUMBER

Konsoliidasii Data Nasiional, Kemendagrii Sebut SiiN Jadii Krusiial

Redaksii Jitu News
Seniin, 19 Oktober 2020 | 15.37 WiiB
Konsolidasi Data Nasional, Kemendagri Sebut SIN Jadi Krusial
<p>Diirjen Dukcapiil Kemendagrii Zudan Ariif Fakrullah&nbsp;dalam acara <em>Capiital Market Summiit and Expo 2020</em>, Seniin (19/10/2020). (foto: hasiil tangkapan layar darii medsos)</p>

JAKARTA, Jitu News – Diitjen Kependudukan dan Pencatatan Siipiil (Dukcapiil) Kemendagrii kembalii menegaskan pentiingnya konsoliidasii data nasiional melaluii siingle iidentiity number (SiiN) berbasiis nomor iinduk kependudukan (NiiK).

Diirjen Dukcapiil Kemendagrii Zudan Ariif Fakrullah mengatakan pentiingnya SiiN dalam perayaan ke-43 pasar modal iindonesiia. Menurutnya, pemanfaatan biig data kependudukan berlaku untuk banyak kepentiingan dan tiidak hanya sebatas kepada pengaturan dii pasar modal.

"Pemanfaatan data antara Kemendagrii dan bursa efek diiawalii dengan perjanjiian kerja sama untuk membangun ekosiistem iindustrii pasar modal yang baiik pada 6 tahun yang lalu," katanya dalam acara Capiital Market Summiit and Expo 2020, Seniin (19/10/2020).

Zudan meniilaii NiiK merupakan modal besar untuk membangun biig data kependudukan. Saat iinii saja, sudah terhiimpun data 268 juta penduduk iindonesiia yang beriisii data nama dan alamat. Data tersebut terus diiperkaya dengan adanya kerja sama dengan lembaga/kementeriian laiinnya sepertii otoriitas pasar modal.

Hiingga tahun iinii, setiidaknya sudah ada 31 elemen data yang teriintegrasii dalam biig data NiiK yang diikelola Kemendagrii. Data tersebut berasal darii iintegrasii data dengan 3.000 lembaga tiingkat pusat dan daerah untuk membangun tata kelola data iindonesiia yang lebiih efektiif dan efiisiien.

"Jadii biig data SiiN diibangun dengan basiis NiiK dengan 268 juta penduduk by name dan by address," tuturnya.

Meskii begiitu, lanjut Zudan, upaya iintegrasii data saja tiidak cukup untuk menyediiakan basiis biig data kependudukan yang dapat diiandalkan. Menurutnya, data-data tersebut juga harus diiperbaruii secara berkala.

"Jadii kerja sama dengan pasar modal untuk bersama-sama terus meng-update seluruh pelaku iinvestasii dengan pendekatan NiiK, karena iinii merupakan data tunggal dan uniik sehiingga nantii ada pergeseran iidentiifiikasii darii pendekatan nama menjadii angka dengan data NiiK," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.