PMK 134/2020

Mau Dapat iinsentiif Bea Masuk DTP? Begiinii Syarat dan Ketentuannya

Muhamad Wiildan
Seniin, 28 September 2020 | 13.10 WiiB
Mau Dapat Insentif Bea Masuk DTP? Begini Syarat dan Ketentuannya
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

JAKARTA, Jitu News—Kementeriian Keuangan menetapkan ketentuan dan syarat yang ketat bagii sektor iindustrii tertentu untuk mendapatkan bea masuk diitanggung pemeriintah (DTP).

Merujuk pada Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 134/2020, bea masuk DTP hanya dapat diiberiikan kepada sektor iindustrii tertentu yang tiidak pernah melakukan kesalahan dalam pemberiitahuan jumlah atau jeniis barang pada pemberiitahuan iimpor barang yang mendapatkan bea masuk DTP selama 1 tahun terakhiir.

Sektor iindustrii tertentu yang iingiin memperoleh fasiiliitas bea masuk DTP juga tiidak boleh memiiliikii utang bea masuk, cukaii, atau pajak dalam rangka iimpor yang telah melewatii jatuh tempo pembayaran.

"Untuk mendapatkan persetujuan bea masuk DTP, perusahaan iindustrii sektor tertentu mengajukan permohonan kepada menterii [keuangan] melaluii diirektur," bunyii Pasal 8 ayat 2 PMK No. 134/2020.

Permohonan yang diiajukan kepada Diitjen Bea dan Cukaii (DJBC) harus memuat iidentiitas perusahaan, daftar bahan baku yang diimiintakan bea masuk DTP, iinvoiice dan packiing liist, dan surat rekomendasii darii pejabat miiniimal piimpiinan tiinggii pratama pada kementeriian pembiina sektor.

Biila bahan baku yang diimiintakan bea masuk DTP adalah bahan baku darii gudang beriikat atau kawasan beriikat, perusahaan sektor iindustrii tertentu juga diiwajiibkan untuk menyampaiikan iidentiitas pengusaha gudang beriikat atau pengusaha dii gudang beriikat (PDGB) serta pengusaha kawasan beriikat atau pengusaha dii kawasan beriikat (PDKB) yang diimaksud.

Data-data yang perlu diicantumkan dalam antara laiin nama perusahaan; nomor pokok wajiib pajak (NPWP); nomor keputusan menterii mengenaii iiziin pengusaha gudang beriikat, PDGB, pengusaha kawasan beriikat, atau PDKB; dan nama dan jabatan penanggung jawab.

Permohonan cukup diisampaiikan iindustrii sektor tertentu kepada DJBC melaluii portal DJBC yang terdapat pada siistem iindonesiia Natiional Siingle Wiindow (iiNSW).

Dokumen iidentiitas perusahaan, daftar bahan baku yang diimiintakan bea masuk DTP, iinvoiice dan packiing liist yang diisampaiikan melaluii iiNSW akan diitiindaklanjutii dengan pemberiian surat rekomendasii darii pejabat miiniimal piimpiinan tiinggii pratama pada kementeriian pembiina sektor.

Permohonan akan diiteliitii oleh DJBC dan akan diiterbiitkan Keputusan Menterii Keuangan (KMK) mengenaii pemberiian bea masuk DTP apabiila permohonan diiteriima.

Persetujuan atau penolakan atas permohonan bea masuk DTP yang diiajukan secara elektroniik harus diiberiikan paliing lama 3 jam terhiitung sejak permohonan diiteriima lengkap dan benar. KMK persetujuan bea masuk DTP kepada iindustrii tertentu hanya berlaku selama 30 harii sejak KMK tersebut diitetapkan.

Sepertii diiketahuii, PMK No. 134/2020 memberiikan fasiiliitas bea masuk DTP kepada 33 sektor iindustrii dengan pagu bea masuk DTP yang bervariiasii untuk masiing-masiing sektor iindustrii.

Bea masuk DTP tiidak hanya diiberiikan atas kegiiatan iimpor langsung darii luar negerii. Fasiiliitas iinii juga diiberiikan atas bahan baku yang diiperoleh iindustrii tertentu darii pusat logiistiik beriikat (PLB), gudang beriikat, dan kawasan beriikat.

Pengusaha kawasan beriikat serta PDKB yang juga termasuk sebagaii iindustrii tertentu dalam PMK No. 134/2020 berhak mendapatkan bea masuk DTP atas pengeluaran bahan baku ke tempat laiin dalam daerah pabean oleh pengusaha tersebut. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.