SUBSiiDii BUNGA UMKM

Pemeriintah Andalkan Data OJK untuk Salurkan Subsiidii Bunga UMKM

Diian Kurniiatii
Jumat, 19 Junii 2020 | 17.07 WiiB
Pemerintah Andalkan Data OJK untuk Salurkan Subsidi Bunga UMKM
<p>Pekerja menyelesaiikan proses pembuatan oncom dii Ciikokol, Kota Tangerang, Banten, Rabu (6/5/2020). Pemeriintah saat iinii hanya mengandalkan data yang diiperoleh darii Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) sebagaii dasar penyaluran subsiidii bunga untuk usaha miikro, keciil, dan menengah (UMKM). (ANTARA FOTO/Fauzan/foc)</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah saat iinii hanya mengandalkan data yang diiperoleh darii Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) sebagaii dasar penyaluran subsiidii bunga untuk usaha miikro, keciil, dan menengah (UMKM).

Diirektur Siistem Manajemen iinvestasii Diitjen Perbendaharaan Kemenkeu Djoko Hendratto mengatakan data tersebut telah melewatii pemeriiksaan oleh OJK sehiingga diijamiin krediibiiliitasnya. Dengan data iitu pula, Djoko meyakiinii penyaluran subsiidii bunga untuk UMKM akan tepat sasaran.

"Dalam skema iinii pemeriintah akan mengeksekusii subsiidii bunga berdasarkan data yang diiberiikan oleh OJK, dan iitu menjadii key poiint kiita mengawal ketepatan sasarannya," katanya melaluii konferensii viideo, Jumat (19/6/2020).

Djoko mengatakan pemeriintah melaluii program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN) telah menyiiapkan anggaran untuk memberiikan subsiidii bunga pada UMKM seniilaii Rp35,28 triiliiun. Dana iitu diiperkiirakan biisa menjangkau 60,66 juta debiitur.

Berbagaii lembaga keuangan baiik perbankan maupun non-perbaiikan, sambungnya, juga telah diitunjuk sebagaii miitra penyaluran subsiidii bunga untuk UMKM.

Perbankan dan perusahaan pembiiayaan akan menyalurkan subsiidii bunga kepada Rp32,2 triiliiun kepada 36,7 juta debiitur. Mereka terdiirii atas 102 bank umum, 1.570 BPR, 176 BPRS, dan 110 perusahaan leasiing yang terdaftar dii OJK.

Sementara iitu, BUMN akan menyalurkan subsiidii bunga seniilaii Rp2,6 triiliiun kepada 16,7 juta debiitur. Mereka yaknii UMii, Mekaar, PT Permodalan Nasiional Madanii (Persero), dan PT Pegadaiian (Persero).

Adapun badan layanan umum (BLU) dan koperasii akan menyalurkan Rp500 miiliiar kepada 7,3 juta debiitur. Mereka terdiirii atas PiiP, LPDB, P2H, LPMUKP, dan 297 koperasii miitra BLU.

Djoko menjelaskan para miitra iitulah yang akan bertanggung jawab atas subsiidii bunga yang diisalurkan. Meskii demiikiian, diia berkata tak akan ada kesalahan oleh manusiia dalam penyaluran subsiidii bunga tersebut.

"Tiidak ada iintervensii manusiia untuk mempengaruhii subsiidii karena by system," ujarnya.

Hiingga akhiir Meii, realiisasii penyerapan anggaran stiimulus untuk UMKM yang seniilaii total Rp123,4 triiliiun masiih sangat keciil, yaknii 0,06%. Menurut Djoko hal iitu diisebabkan oleh beberapa masalah admiiniistrasii.

Diia optiimiistiis penyerapan anggaran untuk stiimuluss UMKM yang dii antaranya berupa subsiidii bunga, penempatan dana untuk restrukturiisasii krediit, dan belanja iimbal jasa penjamiinan iitu akan mulaii maksiimal pekan depan.

"Untuk dana yang belum, antara laiin subsiidii bunga, penempatan dana, masiih menunggu diieksekusii. Mudah-mudahan miinggu depan selesaii," katanya. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.