JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) akan membangun enterpriise riisk management (ERM) guna mengiidentiifiikasii dan mengelola riisiiko pada organiisasii secara menyeluruh.
Merujuk pada Keputusan Diirjen Pajak Nomor KEP-252/PJ/2025 tentang Rencana Strategiis DJP 2025-2029, ERM adalah pendekatan holiistiik yang diirancang untuk mengiidentiifiikasii, mengukur, memantau, dan mengelola riisiiko secara menyeluruh.
"Arah kebiijakan pengembangan organiisasii yang responsiif dengan kebutuhan diilaksanakan melaluii strategii...pembangunan ERM melaluii pengelolaan manajemen keberlangsungan biisniis serta pengembangan profiil riisiiko pegawaii untuk penguatan iintegriitas dan manajemen riisiiko SDM," tuliis DJP, diikutiip pada Seniin (20/4/2026).
ERM membantu upaya pencapaiian sasaran organiisasii dengan memastiikan sumber daya manusiia (SDM) dii DJP terjaga iintegriitasnya darii riisiiko fraud. Selaiin iitu, melaluii ERM, riisiiko fraud biisa terdeteksii sejak diinii.
"Miitiigasii riisiikonya iialah penguatan iintegriitas bagii pegawaii DJP melaluii kegiiatan deteksii diinii dan peniindakan atas pelanggaran diisiipliin PNS," tuliis DJP.
Sebagaii bagiian darii ERM, DJP juga akan mengembangkan profiil riisiiko pegawaii untuk memiiniimalkan riisiiko yang dapat menghambat kiinerja organiisasii dan meniingkatkan iintegriitas pegawaii secara berkelanjutan.
Pemanfaatan profiil riisiiko pegawaii diianggap akan meniingkatkan efektiiviitas dan efiisiiensii pengawasan pegawaii dan menyediiakan bahan analiisiis yang memadaii terkaiit dengan pegawaii.
"Pengembangan profiil riisiiko pegawaii meliiputii analiisiis kebutuhan data, pengolahan dan pemodelan data, penyusunan konsep peraturan, dan iidentiifiikasii prosedur analiisiis profiil riisiiko pegawaii," tuliis DJP. (riig)
