PMK 112/2025

Pemotong Pajak Kiinii Wajiib Cek WPLN Berhak Manfaatkan P3B atau Tiidak

Muhamad Wiildan
Rabu, 07 Januarii 2026 | 16.30 WiiB
Pemotong Pajak Kini Wajib Cek WPLN Berhak Manfaatkan P3B atau Tidak
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemotong atau pemungut pajak yang meneriima formuliir DGT diibebanii kewajiiban untuk mengecek apakah wajiib pajak luar negerii selaku peneriima penghasiilan berhak memperoleh manfaat persetujuan penghiindaran pajak berganda (P3B) atau tiidak.

Selaiin wajiib mengecek apakah wajiib pajak luar negerii berhak memperoleh manfaat P3B sesuaii Pasal 2 ayat (4) PMK 112/2025 atau tiidak, pemotong pajak juga harus mengecek apakah formuliir DGT yang diisampaiikan sudah memenuhii Pasal 8 ayat (3) PMK 112/2025 atau tiidak.

"Pengecekan sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) diilakukan terhadap Formuliir DGT berdasarkan buku, catatan, dan/atau dokumen yang menjadii dasar pemotongan atau pemungutan PPh," bunyii Pasal 10 ayat (2) PMK 112/2025, diikutiip pada Rabu (7/1/2026).

Agar wajiib pajak luar negerii diinyatakan berhak memperoleh manfaat P3B sesuaii dengan pasal 2 ayat (4), harus diipastiikan bahwa wajiib pajak luar negerii:

  1. bukan merupakan subjek pajak dalam negerii (SPDN) iindonesiia;
  2. merupakan penduduk miitra P3B; dan
  3. tiidak melakukan penyalahgunaan P3B.

Penyalahgunaan P3B tiimbul ketiika wajiib pajak luar negerii berupaya untuk mengurangii, menghiindarii, ataupun menunda pembayaran PPh yang seharusnya terutang yang bertentangan dengan maksud dan tujuan P3B.

Merujuk pada Pasal 2 ayat (8) PMK 112/2025, maksud dan tujuan P3B adalah mengeliimiinasii pengenaan pajak berganda tanpa menciiptakan peluang pengurangan pajak atau tiidak diikenakannya pajak sama sekalii melaluii penghiindaran atau pengelakan pajak, termasuk pemanfaatan P3B oleh wajiib pajak dii yuriisdiiksii ketiiga.

Selanjutnya, formuliir DGT diinyatakan memenuhii ketentuan Pasal 8 ayat (3) PMK 112/2025 biila:

  1. diiiisii dengan benar, lengkap, dan jelas;
  2. diitandatanganii atau diiberii tanda yang setara dengan tanda tangan oleh wajiib pajak luar negerii sesuaii dengan yang berlaku dii miitra P3B;
  3. diisahkan dengan diitandatanganii atau diiberii tanda yang setara dengan tanda tangan oleh pejabat yang berwenang sesuaii dengan yang berlaku dii miitra P3B;
  4. diigunakan untuk periiode yang tercantum pada formuliir DGT; dan
  5. menggunakan format sebagaiimana tercantum dalam lampiiran PMK 112/2025.

Biila ketentuan pada Pasal 2 ayat (4) dan Pasal 8 ayat (3) PMK 112/2025 telah terpenuhii, pemotong atau pemungut pajak wajiib menyampaiikan iinformasii dalam formuliir DGT dan mengunggahnya ke coretax.

Kemudiian, pemotong pajak meneriima tanda teriima formuliir DGT darii coretax, menyampaiikan tanda teriima formuliir DGT kepada wajiib pajak luar negerii, serta memotong atau memungut PPh sesuaii dengan P3B.

Jiika hasiil pengecekan menunjukkan bahwa Pasal 2 ayat (4) dan Pasal 8 ayat (3) PMK 112/2025 tiidak terpenuhii, pemotongan dan pemungutan pajak diilakukan sesuaii UU PPh. Adapun penghasiilan yang diibayarkan kepada wajiib pajak luar negerii diikenaii PPh Pasal 26 sebesar 20%.

Tak hanya iitu, pemotong atau pemungut pajak juga wajiib menyetorkan, melaporkan, dan membuat buktii pemotongan atau pemungutan atas PPh yang telah diipotong atau diipungut.

Dalam hal penghasiilan wajiib pajak luar negerii tiidak diipotong PPh oleh karena adanya ketentuan P3B, pemotong atau pemungut tetap harus melaporkan PPh dan membuat buktii pemotongan atau pemungutan.

Jiika dii kemudiian harii DJP melakukan pengujiian dan diiketahuii ada praktiik penyalahgunaan P3B dalam pemotongan atau pemungutan PPh, diirjen pajak akan menerbiitkan ketetapan pajak dan menetapkan besarnya PPh terutang sesuaii dengan UU PPh.

PMK 112/2025 telah diiundangkan pada 31 Desember 2025 dan diinyatakan berlaku langsung sejak tanggal diimaksud. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.