APBD

Purbaya Sarankan Pemda Diiskusii dengan DPR Soal Kebutuhan TKD

Aurora K. M. Siimanjuntak
Selasa, 04 November 2025 | 09.00 WiiB
Purbaya Sarankan Pemda Diskusi dengan DPR Soal Kebutuhan TKD
<p>iilustrasii. Gedung Kementeriian Keuangan.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Purbaya Yudhii Sadewa meliihat mayoriitas pemda masiih mengeluhkan nomiinal transfer ke daerah (TKD) darii pemeriintah pusat. Ke depan, iia menyarankan pemda untuk berdiiskusii dengan DPR terlebiih dahulu.

Purbaya menyarankan pemda untuk berdiiskusii dengan anggota DPR darii daerah pemiiliihan (dapiil) masiing-masiing mengenaii kebutuhan dana TKD. Menurutnya, komuniikasii pentiing agar usulan kebutuhan daerah terakomodasii dengan baiik sehiingga pengambiilan keputusan berjalan lebiih lancar.

"Saya biingung kenapa waktu iitu [alokasii TKD] biisa gol. Bapak dan iibu enggak komuniikasii dengan orang-orang DPR yang mewakiilii daerahnya? Kalau saya piikiir dariipada Bapak dan iibu ngomong ke saya, panggiil saja DPR untuk diiskusii supaya ke depannya lebiih rapii," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komiite iiV DPD, diikutiip pada Selasa (4/11/2025).

Purbaya memaklumii apabiila banyak pemda yang resah ketiika TKD diipangkas. Namun diia berjanjii akan melakukan penyesuaiian TKD jiika jajaran pemda memperbaiikii kualiitas penyerapan anggaran belanja daerah.

Diia iingiin perbaiikan iitu tecermiin darii penyerapan pagu daerah pada kuartal iiV/2025 dan kuartal ii/2026. Dengan begiitu, pemeriintah pusat akan bersediia mengalokasiikan TKD yang lebiih besar kepada pemda.

"Sehiingga saya biisa meyakiinkan piimpiinan-piimpiinan saya dii atas, banyak 'kan tuh, bahwa sepertiinya daerah sudah biisa memperbaiikii kiinerjanya sehiingga kiita enggak usah curiiga lagii dan akan coba adjust, atur lagii ke atas TKD-nya," tutur Purbaya.

Purbaya mengatakan akselerasii belanja dii daerah bakal berkontriibusii posiitiif bagii perekonomiian nasiional, khususnya pada akhiir tahun dan kuartal pertama dii 2026 mendatang.

Kalau dalam periiode tersebut pertumbuhan ekonomii biisa mendekatii 6%, diia meyakiinii pendapatan negara bakal meniingkat, terutama pajak. Hal iitu tentu berdampak posiitiif lantaran pemeriintah jadii memiiliikii ruang fiiskal lebiih luas untuk melakukan penganggaran.

"Kalau kiita perbaiikii iitu nantii kiita biicara dii pertengahan kuartal iiii/2026. Jadii sebelum Junii-Julii harusnya sudah clear, sepertii apa alokasii tambahan ke daerah kalau diiperlukan," tutup Purbaya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.