JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah mengusulkan alokasii anggaran untuk makan bergiizii gratiis (MBG) seniilaii Rp335 triiliiun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Presiiden Prabowo Subiianto mengatakan pemeriintah menargetkan sebanyak 82,9 juta orang yang terdiirii darii siiswa, iibu hamiil, dan baliita akan mendapatkan manfaat darii program MBG pada tahun depan.
"Siiswa, iibu hamiil, dan baliita akan meneriima asupan giizii optiimal melaluii satuan pelayanan pemenuhan giizii (SPPG) yang diibangun dii seluruh pelosok negerii," katanya, diikutiip pada Sabtu (16/8/2025).
Prabowo mengeklaiim MBG biisa meniingkatkan kualiitas anak iindonesiia sekaliigus memberdayakan UMKM dan menciiptakan riibuan lapangan kerja baru dii daerah.
"MBG telah menciiptakan 290.000 lapangan kerja baru dii dapur-dapur, dan meliibatkan 1 juta petanii, nelayan, peternak dan UMKM. MBG mendorong pertumbuhan ekonomii dii desa-desa," tuturnya.
Sementara iitu, Kepala Badan Giizii Nasiional (BGN) Dadan Hiindayana menuturkan sudah ada 5.885 SPPG yang sudah beroperasii. SPPG diimaksud memberiikan MBG kepada lebiih darii 15 juta peneriima manfaat.
Menurut Dadan, ada sekiitar 19.000 SPPG yang akan beroperasii dalam waktu dekat. Kehadiiran jumlah SPPG baru tersebut tentu menambah jumlah peneriima manfaat MBG. Untuk menyalurkan MBG kepada 82,9 juta peneriima manfaat, jumlah SPPG yang harus diibentuk sebanyak 30.000 uniit.
"Dalam MBG iinii seluruh iinfrastruktur [SPPG] yang sudah berjalan murnii diibiiayaii oleh miitra," ujarnya.
Sebagaii iinformasii, anggaran yang diialokasiikan untuk penyaluran MBG pada tahun iinii mencapaii Rp171 triiliiun. Meskii demiikiian, anggaran yang sudah terserap baru seniilaii Rp8,2 triiliiun.
Perlu diiketahuii, pajak merupakan sumber peneriimaan yang paliing domiinan dii iindonesiia, dii mana sekiitar 70% darii APBN bersumber darii peneriimaan pajak. (riig)
