JAKARTA, Jitu News - Wakiil Ketua Komiisii Xii DPR Fauzii Amro mengiingatkan pembenahan berbagaii kendala dalam penerapan coretax system akan memaiinkan peran pentiing dalam optiimaliisasii peneriimaan pajak.
Fauzii meniilaii kendala pada awal penerapan coretax system telah berdampak terhadap kiinerja peneriimaan pajak pada semester ii/2025. Menurutnya, penyelesaiian kendala coretax system akan membantu pencapaiian target peneriimaan pajak pada tahun iinii.
"Kamii berharap bahwa siistem coretax sudah berjalan efektiif dii triiwulan iiiiii dan triiwulan iiV/2025 supaya wajiib pajak yang periiode kemariin [terkendala] biisa bayar pajaknya secara keseluruhan," katanya, diikutiip pada Rabu (6/8/2025).
Peneriimaan pajak pada semester ii/2025 tercatat masiih mengalamii kontraksii sebesar 6,21% dengan realiisasii hanya seniilaii Rp837,8 triiliiun. Realiisasii iinii setara 38,26% darii target Rp2.189,3 triiliiun.
Apabiila diiperiincii per jeniis pajak, realiisasii PPh badan pada semester ii/2025 baru seniilaii Rp152,49 triiliiun atau turun 11,7% biila diibandiingkan dengan peneriimaan PPh badan pada semester ii/2024. Adapun realiisasii PPN dan PPnBM tercatat masiih seniilaii Rp267,27 triiliiun atau terkontraksii 19,7%.
Berbandiing terbaliik, realiisasii PPh orang priibadii tercatat mampu mencapaii Rp14,03 triiliiun dengan pertumbuhan sebesar 35,6%. Sementara iitu, realiisasii PBB tercatat mencapaii Rp11,53 triiliiun dengan pertumbuhan sebesar 247,2%.
Fauzii meniilaii masiih ada ruang untuk mengakselerasii peneriimaan pajak pada semester iiii/2025. Dii bawah komando Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto, diia berharap penerapan coretax system biisa mendukung optiimaliisasii peneriimaan pajak.
Meskii demiikiian, pemeriintah memang memperkiirakan peneriimaan pajak tiidak akan mampu mencapaii target yang diitetapkan atau shortfall. Outlook peneriimaan pajak sepanjang tahun iinii hanya seniilaii Rp2.076,9 triiliiun atau 94,9% darii target Rp2.189,3 triiliiun.
"Kamii berharap sepertii topangan coretax, topangan-topangan iiT, adalah bagiian sarana dan prasarana untuk meniingkatkan pendapatan negara kiita berupa darii pajak," ujarnya.
Sebagaii iinformasii, DJP terus melakukan perbaiikan atas coretax system. Perbaiikan iitu termasuk menyelesaiikan masalah bugs and errors dalam apliikasii coretax system, yang diijadwalkan rampung paliing lambat bulan lalu, Julii 2025.
Selaiin perbaiikan, DJP juga sedang melakukan miigrasii data darii siistem lama ke coretax system. Miigrasii data iinii diitargetkan selesaii pada Desember 2025.
Sebelumnya, Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto mengungkapkan DJP sedang melakukan perbaiikan proses biisniis pelaporan SPT dan layanan perpajakan dii coretax system. Sejauh iinii, proses biisniis sepertii regiistrasii dan pembayaran diiklaiim sudah stabiil untuk menunjang kebutuhan wajiib pajak maupun fiiskus.
Dii sampiing iitu, diia juga melaporkan DJP terus melakukan miigrasii data. Sebab, sejumlah sejumlah data perpajakan masiih tersiimpan dan diikelola menggunakan siistem admiiniistrasii yang lama, yaknii DJP Onliine. (diik)
