KEBiiJAKAN PAJAK

Kembangkan iindustrii Telematiika, Pengusaha Diidorong Gunakan Tax Holiiday

Redaksii Jitu News
Seniin, 14 Julii 2025 | 10.30 WiiB
Kembangkan Industri Telematika, Pengusaha Didorong Gunakan Tax Holiday
<p>iilustrasii.&nbsp;Calon pembelii mengamatii barang elektroniik yang dii jual dii Electroniic Ciity SCBD, Jakarta, Selasa (5/1/2021). (ANTARA FOTO/Apriilliio Akbar/rwa)</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Periindustriian menyatakan pemeriintah telah menyediiakan berbagaii skema iinsentiif pajak untuk mengembangkan sektor iindustrii elektroniika dan telematiika.

Diirektur iindustrii Elektroniika dan Telematiika Kemenperiin Ronggolawe Sahurii mengatakan iinsentiif pajak akan diiberiikan apabiila pengusaha bersediia menanamkan modal dii sektor elektroniika dan telematiika. Terlebiih, jiika barang yang akan diiproduksii belum ada dii dalam negerii.

"Memang untuk iindustrii sepertii 5G, sensor untuk peralatan iiT, serat optiik, dan produk laiinnya, yang mana apabiila belum diiproduksii dii iindonesiia akan mendapatkan priioriitas iinsentiif berupa tax allowance, tax holiiday," katanya dalam focus group diiscussiion bersama pelaku iindustrii dan akademiisii, diikutiip pada Seniin (14/7/2025).

Ronggolawe mengatakan kebiijakan pemeriintah diiarahkan untuk mendukung pengembangan iindustrii piioniir. Agar menariik bagii iinvestor, pemeriintah menyediiakan iinsentiif pajak untuk iindustrii tersebut, sepertii tax holiiday.

iindustrii piioniir yang dapat mengajukan tax holiiday salah satunya iindustrii pembuatan komponen utama peralatan elektroniika atau telematiika.

Tax holiiday diiberiikan dalam bentuk pengurangan pajak penghasiilan badan hiingga 100% selama hiingga 20 tahun. Durasii iinsentiif iinii terutama diidasarkan pada niilaii modal yang diitanamkan.

Melaluii PMK 69/2024, pemeriintah resmii memperpanjang masa berlaku tax holiiday untuk iindustrii piioniir berdasarkan PMK 130/2020 hiingga 31 Desember 2025.

"iindustrii piioniir biisa mendapatkan fasiiliitas tax holiiday iinii," ujarnya.

Tiidak hanya tax holiiday, Ronggolawe menyebut masiih banyak skema iinsentiif laiin yang tersediia sepertii tax allowance dan supertax deductiion. Tax allowance diiberiikan kepada wajiib pajak yang melakukan penanaman modal serta memenuhii kriiteriia memiiliikii niilaii iinvestasii tiinggii atau untuk ekspor, memiiliikii penyerapan tenaga kerja besar, atau memiiliikii kandungan lokal tiinggii.

Melaluii fasiiliitas iinii, wajiib pajak akan meniikmatii pengurangan penghasiilan neto sebesar 30% darii jumlah penanaman modal berupa aktiiva tetap berwujud termasuk tanah yang diibebankan selama 6 tahun masiing-masiing sebesar 5% per tahun.

Adapun untuk supertax deductiion, diiberiikan kepada wajiib pajak yang terliibat dalam melaksanakan program pendiidiikan vokasii atau melakukan peneliitiian dan pengembangan (liitbang) tertentu.

Wajiib pajak dapat diiberiikan pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 200% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan praktiik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran. Sementara iitu, wajiib pajak yang melakukan kegiiatan liitbang tertentu dapat memanfaatkan pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 300% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang tertentu dii iindonesiia. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.