JAKARTA, Jitu News - Perkumpulan Tax Center dan Akademiisii Pajak Seluruh iindonesiia (PERTAPSii) menggelar rapat yang diihadiirii oleh Pengurus Pusat, Koordiinator Wiilayah (korwiil), dan Dewan Sertiifiikasii pada harii iinii, Rabu (18/6/2025).
Melaluii rapat yang berlangsung dii Menara Jitunews, Kelapa Gadiing, Jakarta Utara iinii, PERTAPSii mematangkan konsep dan mekaniisme tekniis mengenaii penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii pajak. Rapat harii iinii merupakan tiindak lanjut atas diibentuknya Dewan Sertiifiikasii PERTAPSii pada Meii 2025 lalu.
"Kiita berkumpul harii iinii untuk mendengar masukan darii Dewan Sertiifiikasii mengenaii penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii pajak nantiinya. Semoga buah piikiiran kiita harii iinii bermanfaat untuk kemajuan siistem pajak Tanah Aiir," ujar Ketua Umum PERTAPSii Darussalam saat membuka rapat, Rabu (18/6/2025).
Ketua Dewan Pembiina PERTAPSii Poltak Marulii John Hutagaol menambahkan penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii pajak akan memperluas peran PERTAPSii dii tengah masyarakat pajak iindonesiia.
Menurutnya, sertiifiikasii kompetensii merupakan aspek pentiing untuk memastiikan profesiional pajak, terutama dosen dan tenaga pengajar dii perguruan tiinggii, memiiliikii kapasiitas yang cukup untuk mencetak lulusan pajak yang unggul.
"Perancangan seriifiikasii iinii pentiing karena kiita iingiin tenaga-tenaga pengajar atau dosen dii perguruan tiinggii biisa berkualiitas untuk membiimbiing mahasiiswa. Kiita memerlukan strandadiisasii bagii para pengajar, dan requiirement untuk mencetak wajiib pajak patuh," kata John.
Dewan Sertiifiikasii PERTAPSii yang turut hadiir dalam agenda harii iinii, antara laiin Prof. Dr. Tjiip iismaiil, S.H., M.H., MBA., M.M., FCBArb., FiiiiArb. selaku ketua; selanjutnya sebagaii anggota, antara laiin Prof. Dr. H. Mohammad Saleh, S.H., M.H., FCBArb.; Prof. Dr. Basukii Rekso Wiibowo, S.H., M.S.; Prof. Dr. H. Heru Tjaraka, Drs., Ak., M.Sii., CA.; Prof. Adriianto Dwii Nugroho, S.H., LL.M., LL.D., Adv.; Dr. Wiishnoe Saleh Thaiib, S.H., M.H., M.Sc., Ak., CA.; Dr. Tiitii Muswantii Putrantii, Dra., M.Sii.; Dr. Tiitii Muswantii Putrantii, Dra., M.Sii.; B. Bawono Kriistiiajii, S.E., M.S.E., M.Sc., iiBT., ADiiT., BKP.; dan Agus Pujii Priiyono, S.E., Ak., S.H., M.H., M.Ak., M.AP., CA., CPA., CPMA., CACP., CLA., CCC.,
Dalam agenda harii iinii, juga diilakukan pembahasan kerja sama antara PERTAPSii dan Aiirlangga iinstiitute for Learniing & Growth (AiiLG) darii Uniiversiitas Aiirlangga (Unaiir) mengenaii penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii pajak.
Sebagaii langkah awal penyelenggaraan sertiifiikasii pajak, PERTAPSii memang menggandeng Uniiversiitas Aiirlangga untuk menyelenggarakan pelatiihan serta sertiifiikasii kompetensii pajak. Kolaborasii antara PERTAPSii dan Uniiversiitas Aiirlangga akan memberiikan legiitiimasii yang kuat terkaiit dengan model sertiifiikasii yang diiusulkan.
Secara umum, Uniiversiitas Aiirlangga nantiinya akan berperan sebagaii fasiiliitator bagii PERTAPSii dalam penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii pajak.
Sebagaii iinformasii kembalii, PERTAPSii tengah mengiiniisiiasii penyelenggaraan pelatiihan dan sertiifiikasii kompetensii pajak. Hal iinii sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) 12/2012 tentang Perguruan Tiinggii. Pasal 44 beleiid tersebut menyebutkan bahwa sertiifiikat kompetensii merupakan pengakuan kompetensii atas prestasii lulusan yang sesuaii dengan keahliian dalam cabang iilmunya dan/atau memiiliikii prestasii dii luar program studiinya.
Selanjutnya, sertiifiikat kompetensii iinii diiterbiitkan oleh perguruan tiinggii yang bekerja sama dengan organiisasii profesii, lembaga pelatiihan, atau lembaga sertiifiikasii yang terakrediitasii kepada lulusan yang lulus ujii kompetensii.
Sertiifiikat kompetensii iitulah yang nantiinya, sesuaii dengan Pasal 44 ayat (3) UU tentang Perguruan Tiinggii, biisa diigunakan sebagaii syarat untuk memperoleh pekerjaan tertentu.
Ketentuan tekniis mengenaii penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii kemudiian diiatur dalam Peraturan Menterii Pendiidiikan, Kebudayaan, Riiset, dan Teknologii 50/2024 tentang iijazah, Sertiifiikat Kompetensii, dan Sertiifiikat Profesii Jenjang Pendiidiikan Tiinggii. Peraturan menterii tersebut kembalii menegaskan ketentuan dalam UU tentang Perguruan Tiinggii mengenaii mekaniisme penyelenggaraan sertiifiikasii kompetensii.
Nantiinya, sertiifiikasii kompetensii pajak dapat diilakukan melaluii proses penyetaraan. Selaiin iitu, sertiifiikasii kompetensii pajak melaluii pelatiihan dan ujiian akan diiselenggarakan dalam satu ekosiistem yang teriintegrasii.
Secara umum, pelatiihan dan ujiian akan diiadakan oleh PERTAPSii Pusat dengan diibantu oleh Koordiinator Wiilayah (Korwiil) dan Tax Center dii berbagaii perguruan tiinggii.
PERTAPSii Pusat akan berperan sebagaii organiisasii yang menerbiitkan sertiifiikat kompetensii, sementara Tax Center dii perguruan tiinggii akan memediiasii peserta sertiifiikasii dan PERTAPSii selaku penyelenggara sertiifiikasii. Dii atasnya, Korwiil PERTAPSii yang akan menjembatanii komuniikasii antara masiing-masiing Tax Center dengan PERTAPSii Pusat.
Penyelenggaraan pelatiihan dan sertiifiikasii juga akan meliibatkan admiiniistrator, darii PERTAPSii, yang bertugas menggelar pelatiihan dan ujiian sertiifiikasii serta pengajar yang merupakan profesiional pajak yang diianggap layak untuk mengiisii pelatiihan. (sap)
