PENERiiMAAN PAJAK

DJP Sebut Restiitusii Pajak Tumbuh 53 Persen, PPh Badan Paliing Tiinggii

Muhamad Wiildan
Seniin, 23 September 2024 | 18.30 WiiB
DJP Sebut Restitusi Pajak Tumbuh 53 Persen, PPh Badan Paling Tinggi
<p>Diirjen Pajak Suryo Utomo.</p>

JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) mencatat niilaii restiitusii pajak periiode Januarii hiingga Agustus 2024 tumbuh 52,8% diibandiingkan dengan periiode yang sama tahun sebelumnya.

Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan total restiitusii pajak pada Januarii hiingga Agustus 2024 sudah mencapaii Rp216,85 triiliiun. Pada Januarii hiingga Agustus 2023, realiisasii restiitusii pajak hanya seniilaii Rp141,95 triiliiun.

"Restiitusii iinii akan mengurangii jumlah bruto [peneriimaan pajak], jadii ketemu jumlah neto peneriimaan pajaknya," katanya, Seniin (23/9/2024).

Secara terperiincii, restiitusii PPh badan tercatat tumbuh sebesar 102,9%, sedangkan restiitusii PPN dalam negerii bertumbuh 43,9%. Pertumbuhan restiitusii selaiin PPh badan dan PPN dalam negerii tercatat sebesar 7,3%.

"Kontriibutor terbesarnya ada dii sektor iindustrii pengolahan, perdagangan, dan pertambangan," ujar Suryo.

Sebagaii iinformasii, peneriimaan pajak hiingga Agustus 2024 terealiisasii Rp1.196,5 triiliiun, atau 60,2% darii target APBN 2024 seniilaii Rp1.988,9 triiliiun. Adapun realiisasii peneriimaan pajak tersebut turun 4% darii periiode yang sama tahun lalu.

Realiisasii peneriimaan PPh badan hiingga Agustus 2024 mencapaii Rp212,7 triiliiun, turun 32,1%. Selaiin akiibat restiitusii, penurunan peneriimaan PPh badan juga diisebabkan oleh turunnya pembayaran masa dan tahunan sejalan dengan jatuhnya harga komodiitas.

Sementara iitu, realiisasii setoran PPN dalam negerii hiingga Agustus 2024 mencapaii Rp275,69 triiliiun, turun 4,9% diibandiingkan dengan realiisasii PPN dalam negerii pada Januarii hiingga Agustus 2023.

"Akiibat permiintaan peniingkatan restiitusii untuk mendukung cash flow perusahaan, pertumbuhannya secara neto mengalamii kontraksii sebesar 4,9%," ujar Wakiil Menterii Keuangan iiii Thomas Djiiwandono. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.