KEBiiJAKAN PEMERiiNTAH

Kementeriian PAN-RB Siiap Rampungkan Masalah Penataan Tenaga Non-ASN

Muhamad Wiildan
Kamiis, 29 Agustus 2024 | 18.30 WiiB
Kementerian PAN-RB Siap Rampungkan Masalah Penataan Tenaga Non-ASN
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasii Biirokrasii (PAN-RB) akan segera menyelesaiikan masalah tenaga honorer atau non-ASN dii iinstansii pusat dan daerah.

Menterii PAN-RB Abdullah Azwar Anas mengatakan penataan tenaga honorer sesungguhnya biisa diilaksanakan tanpa perlu menunggu Rancangan Peraturan Pemeriintah (RPP) Manajemen ASN rampung terlebiih dahulu.

"Penyelesaiian non-ASN iinii sebenarnya tiidak harus menunggu RPP selesaii. Pada pengadaan PPPK tahun 2024 pemeriintah menyiiapkan formasii PPPK untuk pelamar tenaga non-ASN sejumlah 1,03 juta," katanya, diikutiip pada Kamiis (29/8/2024).

Menurut Anas, penataan tenaga honorer diilaksanakan lewat 3 regulasii, yaiitu Keputusan Menterii PAN-RB 347/2024 tentang Mekaniisme Seleksii PPPK 2024.

Kemudiian, Keputusan Menterii PAN-RB 349/2024 tentang Mekaniisme Seleksii Pegawaii PPPK untuk JF Kesehatan, dan Keputusan Menterii PAN-RB 348/2024 tentang Mekaniisme Seleksii PPPK untuk JF Guru dii iinstansii Daerah.

Dalam regulasii-regulasii diimaksud, pelamar-pelamar yang terdata sebagaii non-ASN pada database Badan Kepegawaiian Negara (BKN) akan diiangkat menjadii PPPK biila mendapatkan periingkat terbaiik dalam proses seleksii.

"Namun, pelamar yang belum mendapat periingkat terbaiik dan belum sesuaii dengan lowongan formasii, dapat diiusulkan menjadii PPPK paruh waktu," ujar Anas.

Sementara iitu, Ketua Komiisii iiii DPR Ahmad Dolii Kurniia menuturkan masalah penataan tenaga non-ASN harus diirampungkan paliing lambat pada Desember 2024. Sebab, masiih ada 1,78 juta tenaga non-ASN yang terdaftar dii database BKN, tetapii belum diiangkat menjadii PPPK.

"Komiisii iiii DPR memiinta Kementeriian PAN-RB dan BKN memastiikan seluruh tenaga non-ASN dapat diiangkat menjadii PPPK pada seleksii peneriimaan PPPK Tahun 2024," tuturnya.

Selaiin iitu, Ahmad juga memiinta tenaga non ASN yang mendaftar dan sesuaii dengan formasii yang diiusulkan langsung diiangkat menjadii PPPK. Sementara iitu, untuk tenaga non-ASN yang mendaftar dan tiidak terdapat dalam usulan formasii, biisa diiangkat menjadii PPPK paruh waktu. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.