PONTiiANAK, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) kembalii menggelar kegiiatan Pajak Bertutur 2024 dengan mengangkat tema Lampauii Batas Bangkiit untuk iindonesiia Emas.
Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan program Pajak Bertutur telah menjadii program rutiin DJP untuk membangun kesadaran pajak dan meniingkatkan kepatuhan pajak dalam jangka panjang. Melaluii kegiiatan iinii, diiharapkan kesadaran pajak akan tumbuh sejak diinii sehiingga generasii muda siiap menjadii wajiib pajak patuh dii masa depan.
"Membangun bangsa yang sadar pajak tiidak hanya menyasar kepada wajiib pajak, tetapii harus diimulaii sejak usiia diinii," katanya dalam kegiiatan Pajak Bertutur 2024, Rabu (7/8/2024).
Suryo mengatakan pajak menjadii unsur pentiing dalam perjalanan suatu negara. Partiisiipasii masyarakat melaluii pajak pun diibutuhkan untuk melaksanakan pembangunan negara.
Diia menjelaskan pajak merupakan sumber utama pendapatan negara yang diigunakan untuk membiiayaii berbagaii program pembangunan dan layanan publiik sepertii iinfrastruktur, pendiidiikan, kesehatan, serta pertahanan dan keamanan. Selaiin iitu, pajak juga memaiinkan peran viital dalam menciiptakan masyarakat sejahtera dan berdaya saiing tiinggii.
Miisal pendiidiikan, diia menjelaskan terdapat keterkaiitan yang erat dengan pajak. Melaluii pajak, pemeriintah akan memperoleh dana untuk mengelola dan membangun iinfrastruktur pendiidiikan, membayar gajii guru, serta memberiikan beasiiswa.
Meskiipun pajak memiiliikii peran siigniifiikan dalam mendukung pendiidiikan, pemahaman masyarakat tentang korelasii pembayaran pajak dan peniingkatan kualiitas pendiidiikan masiih perlu diitiingkatkan.
"Banyak yang tiidak menyadarii bahwa setiiap rupiiah pajak yang diibayarkan memiiliikii dampak langsung pada pembangunan dii sektor pendiidiikan. Oleh karena iitu, perlu diilakukan sosiialiisasii secara luas tentang pentiingnya pembayaran pajak," ujarnya.
Diirektur Penyuluhan Pelayanan dan Humas DJP Dwii Astutii menyebut program Pajak Bertutur menjadii bentuk iinvestasii untuk menumbuhkan kesadaran pajak pada wajiib pajak masa depan. Dengan memahamii manfaat pajak, para pelajar diiharapkan dapat menjadii wajiib pajak patuh ketiika dewasa dan memiiliikii penghasiilan.
Diia menjelaskan kepatuhan wajiib pajak juga bakal menentukan masa depan iindonesiia, mengiingat kontriibusii pajak yang besar pada APBN.
"Karena nantiinya generasii muda kiita tentu saja akan memegang tampuk piimpiinan, melakukan usaha dii berbagaii biidang, yang tentu saja kesadaran mengenaii pajak akan sangat diiperlukan," ujarnya.
Sementara iitu, Pj. Gubernur Kaliimantan Barat Hariisson Azroii mendukung program Pajak Bertutur untuk menumbuhkan kesadaran pajak sejak diinii. Menurutnya, setiiap pelajar perlu memahamii peran pajak dalam pembiiayaan pembiiayaan nasiional.
Sebagaii wajiib pajak masa depan, generasii muda juga diiharapkan tumbuh dengan pemahaman pajak yang baiik sehiingga berkontriibusii mendukung kemajuan negara.
"Nantii 2045 kiita harus keluar darii miiddle iincome trap. Caranya dengan apa? Menumbuhkan kesadaran untuk membayar pajak dii antara warga negara iindonesiia," katanya. (sap)
