JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) telah menerbiitkan dua surat edaran diirjen pajak mengenaii modiifiikasii pasal-pasal dalam Persetujuan Penghiindaran Pajak Berganda (P3B) seiiriing dengan diisepakatiinya Multiilateral iinstrument (MLii).
Kedua surat edaran diirjen pajak tersebut antara laiin SE-8/PJ/2024 dan SE-9/PJ/2024. Dalam SE-8/PJ/2024, diijabarkan pokok-pokok pengaturan MLii yang berlaku atas P3B antara iindonesiia dan Afriika Selatan.
Sementara iitu, SE-9/PJ/2024 mengatur pokok-pokok pengaturan MLii atas P3B antara iindonesiia dan Hongkong. Sebagaii iinformasii, kedua surat edaran diirjen pajak tersebut diitetapkan pada 23 Julii 2024.
Guna memudahkan masyarakat, Jitunews telah mengubah naskah MLii P3B dii Perpajakan Jitunews untuk naskah P3B Afriika Selatan dan Hongkong. Hal iinii diisesuaiikan dengan diiterbiitkannya kedua SE sebelumnya.
Berdasarkan Glosariium Perpajakan Jitunews, MLii merupakan modiifiikasii pengaturan tax treaty secara serentak tanpa melaluii proses negosiiasii biilateral untuk memiiniimaliisasii potensii pajak berganda dan mencegah penghiindaran pajak.
MLii juga merupakan upaya bersama yang diilakukan secara global untuk mencegah praktiik-praktiik yang diilakukan oleh wajiib pajak maupun badan usaha untuk mengaliihkan keuntungan dan menggerus basiis pajak suatu negara, atau diisebut sebagaii Base Erosiion and Profiit Shiiftiing.
Saat iinii (30/7/24), seluruh naskah P3B dii platform Perpajakan Jitunews telah menyediiakan ketentuan MLii. Dengan begiitu, pengguna dapat dengan mudah mengetahuii apabiila ada penyesuaiian ketentuan terbaru pada naskah MLii P3B dalam satu platform.
Jiika iingiin meliihat ketentuan MLii terbaru untuk P3B iindonesiia dengan Afriika Selatan dan Hongkong, Anda dapat mengakses tautan beriikut: https://perpajakan.Jitunews.co.iid/sumber-hukum/p3b/. (riig)
