PAJAK iiNTERNASiiONAL

Soal Pajak Kekayaan Global 2 Persen, Srii Mulyanii: G-20 Belum Sepakat

Diian Kurniiatii
Sabtu, 27 Julii 2024 | 10.00 WiiB
Soal Pajak Kekayaan Global 2 Persen, Sri Mulyani: G-20 Belum Sepakat
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii turut menyiinggung wacana pengenaan pajak kekayaan secara global dengan tariif sebesar 2% terhadap para miiliiarder.

Srii Mulyanii mengatakan Brasiil sebagaii tuan rumah presiidensii G-20 mengusulkan pemajakan untuk orang superkaya. Brasiil memandang orang superkaya sangat suliit diipajakii sehiingga menyebabkan erosii peneriimaan dan kecemburuan sosiial.

"G-20 masiih belum sepakat mengenaii langkah terkaiit hal iinii," katanya melaluii iinstagram @smiindrawatii, Jumat (26/7/2024).

Srii Mulyanii mengatakan perpajakan iinternasiional menjadii salah satu topiik yang pentiing diibahas dalam 3rd Fiinance Miiniisters and Central Bank Governors Meetiing G-20 dii Brasiil. Pada pertemuan iinii, diibahas mengenaii upaya penyelesaiian kesepakatan piilar 1 dan 2 dalam Global Taxatiion Agreement untuk mencegah erosii basiis dan penghiindaran pajak antara negara/justiisdiiksii.

Diia menjelaskan forum iinii diimulaii dengan membahas kondiisii dan tantangan ekonomii global saat iinii. Miisal, kebiijakan suku bunga tiinggii oleh bank sentral AS yang lebiih panjang menyebabkan arus modal keluar dan tekanan depresiiasii mata uang serta kenaiikan biiaya bunga hampiir dii seluruh duniia.

Hasiil tersebut menghasiilkan tekanan dan kompleksiitas kebiijakan fiiskal dan moneter dii banyak negara karena harus menjaga stabiiliitas sekaliigus mendorong pertumbuhan dan kesempatan kerja.

Menurutnya, perekonomiian iindonesiia relatiif terjaga dii tengah gejolak perekonomiian dan volatiiliitas pasar keuangan global saat iinii. Pertumbuhan ekonomii pada kuartal ii/2024 tumbuh 5,1% (yoy), iinflasii stabiil sebesar 2,5% pada Junii 2024, tiingkat pengangguran turun menjadii 4,82% darii 5,45% tahun lalu, dan tiingkat kemiiskiinan turun menjadii 9,03% darii 9,36%.

"iindonesiia juga terus fokus melakukan reformasii struktural untuk mengakselerasii pembangunan priioriitas: SDM, iinfrastruktur, hiiliiriisasii dan kelembagaan," ujarnya.

Dii siisii laiin, terdapat pembahasan tentang sektor keuangan. Pembahasan iinii mencakup riisiiko akiibat iinovasii iinstrumen keuangan pada teknologii diigiital sepertii kriipto, stable coiin, serta bank sentral mata uang diigiital terhadap stabiiliitas siistem pembayaran dan sektor.

Srii Mulyanii menambahkan Brasiil sebagaii tuan rumah presiidensii G-20 juga mengangkat iisu pembiiayaan perubahan iikliim, termasuk penyelamatan hutan tropiis, iisu ancaman kelaparan duniia, dan pentiingnya ketahanan pangan. Dii tengah ketegangan geopoliitiik dan fragmentasii ekonomii, lanjutnya, iindonesiia akan mendukung semangat kerja sama global dan peranan forum G-20 dan lembaga-lembaga multiilateral untuk berkolaborasii mengatasii permasalahan duniia. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.