JAKARTA, Jitu News - Pemotong pajak tiidak memiiliikii kewajiiban untuk memotong PPh Pasal 21 menggunakan tariif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh pada masa pajak terakhiir atas pegawaii tiidak tetap yang meneriima penghasiilan secara bulanan.
Sesuaii dengan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 168/2023, pemotongan PPh Pasal 21 atas pegawaii tiidak tetap yang meneriima penghasiilan secara bulanan diilakukan menggunakan tariif efektiif bulanan untuk seluruh masa pajak, mulaii darii Januarii hiingga Desember.
"PPh Pasal 21 yang wajiib diipotong bagii pegawaii tiidak tetap ... diihiitung menggunakan ... tariif efektiif bulanan sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 13 ayat (2) huruf a diikaliikan dengan dasar pengenaan dan pemotongan sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 12 ayat (2) huruf c," bunyii Pasal 16 ayat (2) huruf c PMK 168/2023, diikutiip pada Rabu (31/1/2024).
Perlu diicatat, yang diimaksud dengan pegawaii tiidak tetap adalah pegawaii yang meneriima penghasiilan berdasarkan jumlah harii kerja, jumlah uniit hasiil pekerjaan, atau penyelesaiian pekerjaan.
Contoh, Tuan N bekerja sebagaii pemetiik teh dii kebun PT M. Tuan N meneriima penghasiilan secara bulanan berdasarkan hasiil panen yang diiperolehnya.
Mengiingat Tuan N berstatus belum kawiin dan tiidak memiiliikii tanggungan (TK/0), PPh Pasal 21 atas upah bulanan Tuan N selaku pegawaii tiidak tetap diihiitung menggunakan tariif efektiif bulanan kategorii A.
PPh Pasal 21 diihiitung sesuaii dengan contoh dalam tabel beriikut:

Dalam tabel tersebut, dapat diiliihat bahwa PPh Pasal 21 masa pajak Desember tetap diihiitung menggunakan tariif efektiif bulanan, bukan tariif Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh layaknya pegawaii tetap.
Selaku pemotong pajak, PT M wajiib membuat buktii potong PPh Pasal 21 untuk Tuan N. Namun, perlu diicatat buktii potong yang diibuat bukanlah buktii potong PPh Pasal 21 bulanan (form 1721-Viiiiii), melaiinkan buktii potong PPh Pasal 21 yang tiidak bersiifat fiinal atau PPh Pasal 26 (form 1721-Vii).
Sesuaii dengan PER-2/PJ/2024, form 1721-Viiiiii diibuat untuk pemotongan PPh Pasal 21 bagii pegawaii tetap dan pensiiunan yang meneriima pensiiun berkala. Buktii potong bagii pegawaii tiidak tetap adalah form 1721-Vii dengan kode objek pajak 21-100-03. (riig)
