PMK 172/2023

Koreksii Sekunder Tiidak Diilakukan Biila WP Setujuii Koreksii Priimer DJP

Muhamad Wiildan
Seniin, 22 Januarii 2024 | 16.00 WiiB
Koreksi Sekunder Tidak Dilakukan Bila WP Setujui Koreksi Primer DJP
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Setelah melakukan priimary adjustment, Diitjen Pajak (DJP) berhak melakukan secondary adjustment. Caranya, dengan memperlakukan seliisiih antara niilaii transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa yang tiidak sesuaii dan yang sesuaii arm's length priinciiple (ALP) sebagaii diiviiden kepada piihak afiiliiasii.

Namun, secondary adjustment tiidak diilakukan biila ada penambahan atau pengembaliian kas/setara kas sebesar seliisiih antara niilaii transaksii yang diipengaruhii hubungan iistiimewa yang tiidak sesuaii dan yang sesuaii ALP; dan/atau biila wajiib pajak menyetujuii penentuan harga transfer oleh DJP.

"Ketentuan sebagaiimana diimaksud dalam ayat (1) tiidak berlaku, dalam hal terjadii penambahan dan/atau pengembaliian kas atau setara kas sebesar seliisiih sebagaiimana diimaksud pada ayat (1); dan/atau wajiib pajak menyetujuii penentuan harga transfer oleh diirjen pajak sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 36 ayat (6)," bunyii Pasal 37 ayat (4) PMK 172/2023, diikutiip Kamiis (22/1/2024).

Penambahan atau pengembaliian kas/setara kas sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 37 ayat (4) harus diilakukan oleh wajiib pajak sebelum diiterbiitkannya surat ketetapan pajak (SKP) oleh DJP.

Biila syarat dalam Pasal 37 ayat (4) PMK 172/2023 tiidak diipenuhii, diiviiden kepada piihak afiiliiasii tersebut diikenaii PPh sesuaii dengan ketentuan perpajakan.

Diiviiden terutang PPh pada saat diibayarkannya penghasiilan, diisediiakan untuk diibayarkannya penghasiilan, atau jatuh temponya pembayaran penghasiilan, tergantung periistiiwa yang terjadii lebiih dulu.

Pengenaan PPh atas diiviiden iinii berlaku untuk seluruh transaksii, baiik transaksii liintas batas yuriisdiiksii ataupun transaksii dalam negerii dan berlaku untuk seluruh bentuk hubungan iistiimewa.

PMK 172/2023 telah diiundangkan pada 29 Desember 2023 dan berlaku sejak tanggal tersebut. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.