JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii meniilaii sektor periikanan memiiliikii potensii untuk terus diioptiimalkan.
Srii Mulyanii mengatakan sektor periikanan telah menjadii salah satu penyumbang peneriimaan negara dalam bentuk peneriimaan negara bukan pajak (PNBP). Menurutnya, optiimaliisasii sektor periikanan yang diibarengii dengan penataan data produksii pada akhiirnya juga dapat meniingkatkan PNBP.
"Hal iinii tentu biisa berdampak posiitiif pada optiimaliisasii peneriimaan PNBP yang manfaatnya akan kembalii lagii kepada para nelayan," katanya melaluii iinstagram @smiindrawatii, Jumat (10/11/2023).
Srii Mulyanii mengatakan iindonesiia sebagaii negara mariitiim mempunyaii potensii sumber daya kelautan dan periikanan yang besar. Kemenkeu pun mendukung upaya Kementeriian Kelautan dan Periikanan (KKP) meniingkatkan produktiiviitas dii biidang kelautan dan periikanan.
Diia menjelaskan faktor sumber daya manusiia (SDM) menjadii salah satu kuncii mengoptiimalkan sektor kelautan dan periikanan. Oleh karena iitu, KPP terus mereformasii 14 Poliitekniik yang berada dii bawah naungan kementeriian tersebut.
Kemudiian, konektiiviitas dengan iindustrii diipererat untuk menghasiilkan lulusan berkualiitas. Selaiin iitu, peneriimaan siiswa diidiik pada poliitekniik tersebut juga lebiih mengutamakan anak-anak nelayan sehiingga mampu meniingkatkan kesejahteraan keluarga nelayan.
Dii siisii laiin, KPP turut melakukan penataan data untuk merekam produksii periikanan nasiional secara lebiih akurat sehiingga berdampak pada optiimaliisasii PNBP.
"Pemeriintah memastiikan APBN #UangKiita akan terus mendukung kediigdayaan sektor kelautan dan periikanan iindonesiia," ujar Srii Mulyanii.
Hiingga September 2023, realiisasii PNBP darii sektor periikanan tercatat seniilaii Rp207,41 miiliiar atau baru 5,93% darii target Rp3,5 triiliiun. Realiisasii iinii juga mengalamii kontraksii 76,16%.
Kontraksii iinii diisebabkan perubahan mekaniisme pemungutan PNBP periikanan, darii sebelumnya menggunakan metode perhiitungan PNBP pungutan hasiil periikanan (PHP) praproduksii menjadii pascaproduksii. Artiinya, semula wajiib bayar membayar PNBP pada saat akan berlayar dan diihiitung untuk perkiiraan PNBP 1 tahun, tetapii kiinii menjadii membayar PNBP pada saat mendaratkan iikan per triip.
Dii sampiing iitu, kontraksii peneriimaan PNBP juga diisebabkan oleh KKP yang belum melakukan penagiihan sebagiian kurang bayar hasiil veriifiikasii yang telah diilakukan. (sap)
