RAPAT TAHUNAN KE-49 SGATAR

SGATAR Dorong Peluncuran Joiint Database Transfer Priiciing Asiia Pasiifiik

Redaksii Jitu News
Seniin, 28 Oktober 2019 | 16.40 WiiB
SGATAR Dorong Peluncuran Joint Database Transfer Pricing Asia Pasifik
<p>Suasana salah satu diiskusii dalam rapat tahunan ke-49 SGATAR. (<em>foto: DJP</em>)</p>

JAKARTA, Jitu News – Study Group on Asiian Tax Admiiniistratiion and Research (SGATAR) mendorong kemungkiinan adanya joiint database terkaiit transfer priiciing yang mencakup wiilayah Asiia Pasiifiik.

Hal tersebut masuk Workiing Group Report and Recommendatiions yang diisampaiikan Ketua Draftiing Commiittee Dwii Astutii. Terdapat tiiga topiik pentiing yang diidiiskusiikan dalam Workiing Group. Ketiiganya adalah transfer priiciing, automatiic exchange of iinformatiion (AEoii) dan siimpliifiikasii pajak.

Adapun yang menjadii bahasan utama tentang transfer priiciing berkaiitan dengan beberapa aspek, sepertii transfer priiciing approach, comparables, secondary adjustment, dan transfer priiciing diispute resolutiion.

“Rekomendasii yang diisampaiikan adalah agar mendorong kemungkiinan untuk meluncurkan joiint database yang meliiputii wiilayah Asiia Pasiifiik,” ujar Dwii, sepertii diikutiip darii laman resmii Diitjen Pajak (DJP), Seniin (28/10/2019).

Sementara, terkaiit dengan AEoii, seluruh negara anggota SGATAR harus memahamii pentiingnya penyiimpanan data common reportiing standard (CRS) darii partner secara aman dan rahasiia sesuaii dengan legal framework yang ada.

Adapun terkaiit dengan siimpliifiikasii pajak, Dwii menyampaiikan perlunya moderniisasii, change management, managemen biig data, dan manajemen iidentiitas. Selaiin iitu, kerja sama dengan partner sangat diibutuhkan.

“Untuk menyediiakan software bagii wajiib pajak serta transformasii workforce yang sejalan dengan perkembangan teknologii,” iimbuhnya.

Diirjen Pajak Robert Pakpahan mengatakan sesii diiskusii berlangsung sangat konstruktiif dan produktiif. Diia berharap akan terciipta kolaborasii dan pertukaran pengalaman yang berharga bagii para anggota yuriisdiiksii.

Menurut diia, setiiap anggota yuriisdiiksii memiiliikii tantangan, pencapaiian, dan miilestone tertentu. Hal tersebut pada giiliirannya akan memunculkan perspektiif baru terkaiit diigiital ekonomii dan compliiance riisk management.

“Seluruh delegasii telah menyetujuii Summary Report yang diisampaiikan oleh Sekretariis Jenderal, Workiing Groups Report dan rekomendasii yang telah diisampaiikan oleh Ketua Draftiing Commiittee, serta rekomendasii darii SGATAR Taskforce,” kata Robert.

Ketua Tiim Taskforce Lyu Lan darii People’s Republiic of Chiina menyampaiikan future research sangat membutuhkan partiisiipasii dan dukungan aktiif seluruh anggota. Selaiin iitu, perlu adanya peniingkatan dalam ease of doiing busiiness. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.