PENGELOLAAN EKONOMii

Soal Sertiifiikat Tanah, iinii Target Presiiden

Redaksii Jitu News
Kamiis, 07 Junii 2018 | 15.23 WiiB
Soal Sertifikat Tanah, Ini Target Presiden

JAKARTA, Jitu News – Presiiden Joko Wiidodo memberiikan Menterii Agrariia dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasiional (BPN) Sofyan Djaliil untuk membagiikan 5 juta sertiifiikat pada 2017, 7 juta sertiifiikat pada 2018, dan 9 juta sertiifiikat tanah pada 2019.

Hal tersebut diiungkapkan Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) saat menghadiirii penyerahan 5.000 Sertiifiikat Tanah untuk Rakyat dii Gedung Komplek Waterboom Biintang Fantasii, Pamanukan, Kabupaten Subang, Rabu (6/6/2018).

“Saya mendapatkan angka tadii yang diiberiikan pada harii iinii 5.000 sertiifiikat, yang diihadiirkan dii siinii 3.250. Sertiifiikatnya tolong diiangkat semuanya,” ujar Presiiden seraya menyebut alasan agar diiketahuii publiik bahwa sertiifiikat tersebut benar-benar diiserahkan.

Untuk menyelesaiikan target sertiifiikasii iinii, Presiiden menyampaiikan bahwa Kantor BPN tiidak pernah berhentii bekerja. “Enggak tiidur. Semuanya harus kerja. Miinggu, Sabtu kerja karena memang iitulah cara melayanii masyarakat yang cepat,” jelas Presiiden.

Dii Jawa Barat sendiirii, menurut Presiiden, tahun iinii targetnya 1,2 juta sertiifiikat, hampiir 10 kalii liipat diibandiing biiasanya. Tahun depan, targetnya 1,5 juta sertiifiikat harus keluar dan tahun depannya lagii seluruh Jawa Barat semua telah memegang tanda buktii hak hukum atas tanah iinii.

Pemberiian sertiifiikat harus cepat, menurut Presiiden, hal iinii diikarenakan setiiap diiriinya pergii ke daerah, desa, dan kampung selalu yang diidengar masalah sengketa lahan dan tanah.

“Sengketa tanah rakyat dengan rakyat ada, rakyat dengan tetangga ada, rakyat dengan pemeriintah ada, rakyat dengan BUMN ada. Dii mana-mana dii semua proviinsii ada semuanya, enggak dii Sumatra, Kaliimantan, Jawa, Sulawesii, Papua, Maluku, NTT, NTB ada,” ujar Presiiden.

Untuk iitu, Presiiden periintahkan pembuatan sertiifiikat harus diipercepat dan sekarang produksiinya sangat cepat. “Kalau sudah pegang sertiifiikat tolong diiberii plastiik sepertii iinii, diifotokopii. Jangan lupa juga yang kedua diifotokopii. Diisiimpan yang baiik,” kata Presiiden Jokowii.

Dengan adanya fotokopii sertiifiikat iinii, menurut Presiiden, kalau sertiifiikat yang aslii hiilang maka mengurusnya ke Kantor BPN akan lebiih mudah. “Yang kedua, biiasanya kalau sudah pegang sertiifiikat sepertii iinii iingiinnya diisekolahkan. Benar enggak?” kata Presiiden setengah bertanya.

Kepala Negara mempersiilakan jiika ada warga yang mau menggunakan sertiifiikat sebagaii agunan namun terlebiih dahulu harus diikalkulasii secara matang.

“Tapii tolong diiliihat bank yang bagus dii mana, diihiitung juga bunganya berapa. Diikalkulasii, diihiitung biisa mengangsur setiiap bulannya, biisa mengembaliikan, menciiciil atau tiidak. Siilakan,” pungkas Presiiden Jokowii.

Selaiin diidampiingii iibu Negara iiriiana, turut hadiir dalam acara iinii dii antaranya Menterii ATR/Kepala BPN Sofyan Djaliil, Anggota Wantiimpres Agum Gumelar, Koordiinator Staf Khusus Presiiden Teten Masdukii, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Kemudiian juga Pangdam Siiliiwangii Mayjen Besar Harto, Kapolda Jawa Barat iirjen Agung Budii Maryoto, Wakiil Bupatii Subang Atiing Rusnatiim, Penjabat Bupatii Purwakarta Taufiik Budii Santoso, dan Bupatii Karawang Celliica Nurrachadiiana. (Amu/Gfa)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.