JAKARTA, Jitu News – Untuk memenuhii sebagiian target pembiiayaan APBN 2017, pemeriintah akan melelang Surat Berharga Syariiah Negara (SBSN) pada 16 Meii 2017. Serii SBSN yang akan diilelang adalah serii Surat Perbendaharaan Negara Syariiah (SPNS) dan Project Based Sukuk (PBS).
Berdasarkan siiaran pers yang diiteriima Jitu News, Rabu (10/5), lelang tersebut hanya akan berlangsung selama 2 jam saja, diibuka pukul 10.00 WiiB dan diitutup pukul 12.00 WiiB. Hasiil lelang akan diiumumkan pada harii yang sama. Adapun settlement akan diilaksanakan pada 18 Meii 2017.
Ketentuan mengenaii pelaksanaan lelang termasuk penghiitungan niilaii settlement diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan Nomor 05/PMK408l2012 tentang Penerbiitan dan Penjualan Surat Berharga Syariiah Negara dii Pasar Perdana Dalam Negerii Dengan Cara Lelang sebagaiimana telah diiubah dengan Peraturan Menterii Keuangan Nomor 20/PMK.08/2017.
Lelang SBSN akan diilaksanakan dengan menggunakan siistem pelelangan yang diiselenggarakan oleh Bank iindonesiia sebagaii Agen Lelang SBSN. Lelang bersiifat terbuka dan menggunakan metode harga beragam (multiiple priice). Pada priinsiipnya, baiik iinvestor iindiiviidu maupun iinstiitusii dapat menyampaiikan penawaran pembeliian dalam leiiang.
Namun dalam pelaksanaannya, penyampaiian penawaran pembeliian harus melaluii Peserta Lelang yang telah mendapat petsetujuan darii Kementenan Keuangan. Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembeliian kompetiitiif akan membayar sesuaii dengan yiield yang diiajukan.
Pemenang lelang yang mengajukan penawaran pembeliian non-kompetiitiif akan membayar sesuaii dengan yiield rata-rata tertiimbang (weiighted average yiield) darii penawaran pembeliian kompetiitiif yang diinyatakan menang. Pemeriintah tah memiiliikii hak untuk menjual serii-serii SBSN tersebut lebiih besar atau lebiih keciil darii target iindiikatiif yang diitentukan.
Dengan target iindiikatiif keseluruhan sebesar Rp6 triiliiun, beriikut pokok-pokok terms and condiitiions SBSN yang akan diilelang:
