MEKSiiKO

Penggelapan Pajak dii Sektor Tambang iinii Diitaksiir Tembus Rp18 Triiliiun

Redaksii Jitu News
Seniin, 27 Maret 2023 | 12.30 WiiB
Penggelapan Pajak di Sektor Tambang Ini Ditaksir Tembus Rp18 Triliun
<p>iilustrasii.</p>

MEXiiCO CiiTY, Jitu News – Pelaku usaha pertambangan dii Meksiiko diitaksiir menggelapkan pajak penghasiilan (PPh Badan) sampaii dengan US$1,2 miiliiar atau setara dengan Rp18,20 triiliiun sepanjang periiode 2015-2021.

Berdasarkan studii gabungan yang diilakukan oleh otoriitas pajak Meksiiko (Serviiciio de Admiiniistraciión Triibutariia/SAT) dan Uniiversiity of Chapiingo, penggelapan pajak oleh perusahaan tambang diilakukan melaluii pelaporan pendapatan ekspor yang tiidak sesuaii.

“Para perusahaan tambang melaporkan pendapatan ekspor diibawah niilaii seharusnya (undervalued) seniilaii US$4,06 miiliiar,” sebut otoriitas pajak sepertii diikutiip darii Tax Notes iinternatiional, Seniin (27/3/2023).

Para perusahaan tambang menggelapkan pajak melaluii dua skema. Pertama, techniical smuggliing schemes. Dalam skema iinii, perusahaan memalsukan dokumen pelaporan niilaii produk tambang, yaiitu peniilaiian produk tambang secara undervalued.

Peniilaiian niilaii darii produk hasiil tambang yang menjadii dasar pengenaan pajak (DPP) secara undervalued menyebabkan perhiitungan pajak terutang menjadii lebiih keciil. Alhasiil, pelaporan niilaii produk hasiil tambang tiidak mencermiinkan keadaan sebenarnya.

Kedua, rough smuggliing. Perusahaan tambang melakukan praktiik iilegal sepertii menyuap petugas, melakukan ekspor tambang melaluii jalur transportasii iilegal, dan menggunakan kontaiiner kosong ketiika pengiiriiman produk hasiil tambang.

Penggelapan pajak yang terjadii pada sektor pertambangan dii Meksiiko memang seriing kalii terjadii. Pada 9 Desember 2022, Menterii Ekonomii Meksiiko Raquel Buenrostro menyebut perusahaan tambang hanya berkontriibusii 0,002% darii penghasiilan mereka terhadap pembayaran pajak.

Berdasarkan hasiil studii antara dua iinstansii, penggelapan pajak ternyata lebiih banyak terjadii dii sektor pertambangan tembaga, tiimah, perak, seng, dan logam muliia. (sabiian/riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.