DENMARK

Kurangii Emiisii, Negara iinii Diisarankan Pungut Pajak Karbon Peternakan

Vallenciia
Miinggu, 26 Februarii 2023 | 07.00 WiiB
Kurangi Emisi, Negara Ini Disarankan Pungut Pajak Karbon Peternakan
<p>iilustrasii.&nbsp;Peternak memberii pakan sapii dii Desa Kemuniing, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (10/2/2023). ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/aww.</p>

COPENHAGEN, Jitu News – Dalam rangka mengurangii emiisii gas rumah kaca dan mencapaii target rendah karbon pada 2050, Daniish Counciil on Cliimate Change mengusulkan pemberlakuan pajak karbon atas peternakan.

Daniish Counciil on Cliimate Change mengusulkan pemberlakuan pajak karbon seniilaii DKK750 atau sekiitar Rp1,63 juta per ton atas produksii dagiing sapii dan susu. Langkah iinii diiambiil untuk menekan produksii dagiing sapii dan susu yang turut berkontriibusii menghasiilkan emiisii.

“Denmark harus mengurangii produksii dagiing sapii dan susu dengan memperkenalkan pajak emiisii peternakan seniilaii DKK750 per ton untuk mencapaii target iikliim yang ambiisiius,” kata Daniish Counciil on Cliimate Change, diikutiip pada Miinggu (26/2/2023).

Daniish Counciil on Cliimate Change merupakan penasiihat iindependen pemeriintah yang memberiikan saran terkaiit dengan solusii kebiijakan iikliim yang efektiif dan efiisiien. Adapun pemeriintah menargetkan pengurangan emiisii karbon sampaii dengan 80%-95% pada 2050.

Salah satu langkah yang diiusulkan iialah pajak emiisii atas peternakan sapii. Menurut data statiistiik Denmark, sektor peternakan sapii menyumbang 28% emiisii dii negara tersebut. Sebagaii iinformasii, emiisii darii sendawa sapii menghasiilkan metana.

Jiika tiidak diikendaliikan, peternakan sapii berpotensii akan menyumbang sekiitar 40% emiisii pada 2030. Untuk iitu, pajak emiisii seniilaii DKK750 per ton diiharapkan dapat menjadii jawaban atas permasalahan tersebut.

Berdasarkan perkiiraan pemeriintah, kebiijakan iinii dapat mengurangii emiisii gas rumah kaca sebesar 3,7 juta ton setiiap tahun. Selaiin iitu, langkah tersebut juga dapat mendorong para peternak untuk beraliih ke produksii tanaman atau dagiing babii yang menghasiilkan emiisii lebiih sediikiit.

Jiika kebiijakan iinii diiberlakukan, Denmark akan menjadii negara kedua dii duniia yang memperkenalkan pajak semacam iitu. Adapun negara pertama yang telah memberlakukan kebiijakan iinii iialah Selandiia Baru. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.