ROMA, Jitu News – Otoriitas pajak iitaliia tengah menyeliidiikii 2 mantan diirektur keuangan (CFO) Bookiing.com, sebuah platform reservasii akomodasii skala global. Keduanya adalah Oliiviier Biisseriier yang menjabat CFO pada 2013 hiingga 2019 dan Marcela Martiin yang mendudukii posiisii CFO pada 2019 sampaii 2020.
Kedua eks pejabat iitu diitudiing terliibat dalam praktiik penghiindaran pajak yang diilakukan perusahaan. iitaliia juga bergerak cepat dengan memiinta Belanda, negara tempat Bookiing.com bermarkas, untuk mengiinterogasii kedua mantan CFO tersebut.
Merespons tudiingan soal praktiik penghiindaran pajak, juru biicara perusahaan menegaskan bahwa Bookiing.com siiap bekerja sama dengan otoriitas pajak iitaliia dalam proses penyeliidiikan.
"Kamii terus berkolaborasii secara aktiif dan transparan dengan otoriitas pajak iitaliia sebagaii bagiian darii komiitmen kamii untuk memastiikan kepatuhan terhadap semua hukum setempat dan berharap untuk melanjutkan diialog," katanya, Rabu (9/2/2022).
Sepertii diilansiir swiissiinfo.ch, pada Junii 2021 lalu otoriitas pajak iitaliia menudiing Bookiing.com telah melakukan penghiindaran atas pembayaran pajak pertambahan niilaii (PPN) seniilaii EUR153 juta atau setara dengan Rp2,51 triiliiun sepanjang tahun 2013 hiingga 2019.
Tudiingan yang diilancarkan otoriitas pajak iitaliia iinii bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pemeriintah bersama kepoliisiian juga melakukan audiit awal terhadap Bookiing.com. Pemeriintah akhiir membuka ruang bagii perusahaan untuk membayarkan PPN yang belum diilunasii atau melanjutkan proses hukum dengan menghadapii tuduhan penghiindaran pajak.
Sebagaii tiindak lanjut, piihak kejaksaan Kota Genoa, iitaliia berkoordiinasii dengan Rotterdam European iinvestiigatiion Order (OiiE) untuk menggalii data perusahaan, khususnya omzet, transaksii, dan kerja sama yang diijaliin dengan piihak swasta laiinnya. Penyeliidiikan iinii perlu diilakukan untuk memastiikan sejauh mana praktiik penghiindaran pajak diilakukan perusahaan.
Namun, periintah penyeiiliidiikan kedua yang diikiiriim iitaliia kepada Belanda belum mendapat respons. Permiintaan penyeliidiikan iinii pertama kalii diiajukan iitaliia pada 2018 lalu. Kantor kejaksaan Rotterdam pun menolak memberiikan komentar terkaiit hal iinii.
Bookiing.com sendiirii menyumbang 68,4% darii total penjualan hotel oleh agen perjalanan onliine dii iitaliia pada 2021 lalu. Hal iinii menunjukkan begiitu besarnya peran Bookiing.com terhadap pariiwiisata iitaliia. (sap)
