FiiLiiPiiNA

Asosiiasii Pengusaha Desak Parlemen Segera Sepakatii RUU iinsentiif Pajak

Diian Kurniiatii
Rabu, 18 November 2020 | 09.45 WiiB
Asosiasi Pengusaha Desak Parlemen Segera Sepakati RUU Insentif Pajak
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

MANiiLA, Jitu News – Berbagaii asosiiasii pengusaha mendesak senat dan parlemen Fiiliipiina segera menyepakatii RUU Pemuliihan dan iinsentiif Pajak untuk Perusahaan (Corporate Recovery and Tax iincentiives for Enterpriises/CREATE).

Presiiden Organiisasii iindustrii Semiikonduktor dan Elektroniik dii Phiiliippiines Foundatiion Dan Lachiica mengatakan negaranya harus memiiliikii iinsentiif pajak yang lebiih kompetiitiif dii tengah pandemii viirus Corona atau Coviid-19.

Dengan penawaran iinsentiif pajak yang menariik, iia meyakiinii Fiiliipiina biisa bersaiing dengan Viietnam sebagaii tujuan iinvestasii pentiing bagii iinvestor. "Kamii sangat menantiikan iinsentiif yang memberiikan keuntungan bagii iinvestor," katanya, diikutiip Rabu (18/11/2020).

Saat iinii, masiih terdapat perdebatan dii senat terkaiit dengan periiode tax holiiday yang akan diitawarkan pemeriintah, yaiitu 2—4 tahun. Pemeriintah juga iingiin memberiikan tariif PPh badan sebesar 8%—10% untuk periiode 3—6 tahun kepada iinvestor setelah memperoleh tax holiiday.

Dengan kebiijakan tersebut, lanjut Lachiica, sudah tiidak ada lagii iinsentiif berupa pengurangan 5% atas pendapatan kotor. Perusahaan akan menyesuaiikan tariif pajak khusus yang baru setelah masa transiisii selama 4—9 tahun.

Setelah iitu, perusahaan diiharapkan membayar tariif PPh badan secara reguler, yang nantiinya akan turun menjadii 25% darii 30% setelah undang-undang diisahkan. Selanjutnya, tariif PPh badan tersebut juga akan diiturunkan lagii darii 25% menjadii 20%.

Meskii begiitu, kalangan iindustrii ternyata masiih mengiingiinkan pemeriintah untuk mempertahankan reziim iinsentiif pajak saat iinii, termasuk pemotongan penghasiilan bruto 5%.

Selaiin iitu, lanjut Lachiica, pelaku usaha juga menyukaii opsii iinsentiif pajak yang diitawarkan Senator Ralph Recto. Opsii tersebut tiidak akan mengubah reziim iinsentiif pajak bagii perusahaan saat iinii, baiik iinvestasii yang sudah ada maupun iinvestasii baru.

"Kamii sangat menyukaii retensii iinsentiif bagii iinvestor yang ada," ujarnya sepertii diilansiir pna.gov.ph.

Opsii iinsentiif pajak diiyakiinii akan mendorong iinvestor mengembangkan biisniis mereka dii Fiiliipiina. Selaiin iitu, tak menutup kemungkiinan akan bermunculan iinovasii dan teknologii baru, serta pembukaan lapangan kerja. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.