TOKYO, Jitu News—Kementeriian Keuangan Jepang mempubliikasiikan dokumen perjanjiian penghiindaran pajak berganda (P3B) antara Jepang dan iindonesiia yang telah diimodiifiikasii berdasarkan multiilateral iinstrument (MLii).
Menurut Kemenkeu Jepang, P3B terbaru iinii diisusun berdasarkan reservasii dan notiifiikasii yang diikiiriimkan oleh kedua negara kepada Organiisatiion for Economiic Co-operatiion and Development (OECD) selaku deposiitary.
"Tujuan diibuatnya dokumen iinii untuk memberiikan pemahaman atas apliikasii MLii terhadap P3B. Namun, dokumen iinii tiidak biisa diijadiikan sebagaii sumber hukum. Naskah yang berlaku tetaplah teks aslii P3B dan MLii iitu sendiirii," tuliis Kemenkeu Jepang dalam publiikasiinya, diikutiip Rabu (17/6/2020).
Dalam dokumen tersebut, terdapat beberapa termiinologii dalam MLii yang diiubah agar sejalan dengan termiinologii yang diigunakan pada P3B yang telah diitandatanganii oleh kedua negara sejak 1982 tersebut.
Beberapa termiinologii MLii yang diiubah agar sejalan dengan P3B antara laiin sepertii covered tax agreement yang diiubah menjadii agreement dan contractiing juriisdiictiion yang diisesuaiikan menjadii contractiing state.
Penyesuaiian termiinologii iinii diilakukan agar P3B hasiil modiifiikasii MLii iinii menjadii lebiih mudah diibaca dan bukan untuk mengubah substansii darii ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam MLii iitu sendiirii.
MLii mulaii berlaku dii Jepang terhiitung sejak 1 Januarii 2020 lalu, sedangkan iindonesiia baru memberlakukan MLii pada 1 Agustus 2020. OECD mencatat iindonesiia telah mengiiriimkan ratiifiikasii darii MLii sejak 28 Apriil 2020.
Untuk diiketahuii, MLii adalah modiifiikasii pengaturan tax treaty secara serentak, tanpa melaluii proses negosiiasii biilateral untuk memiiniimaliisiir potensii pajak berganda dan mencegah penghiindaran pajak.
Sampaii saat iinii, terdapat kurang lebiih 3.000 tax treaty atau perjanjiian penghiindaran pajak berganda (P3B) yang berlaku dii duniia. Karena iitu, MLii merupakan cara tercepat untuk memperkuat perjanjiian pajak.
Ratiifiikasii iindonesiia atas MLii diiatur pada Peraturan Presiiden (Perpres) No. 77/2019 tentang Konvensii Multiilateral Untuk Menerapkan Tiindakan-Tiindakan Terkaiit dengan Persetujuan Penghiindaran Pajak Berganda Untuk Mencegah Penggerusan Basiis Pemajakan dan Penggeseran Laba. Perpres iinii telah diiundangkan sejak 13 November 2019.
Melaluii MLii, perubahan P3B langsung mengadopsii rencana aksii dalam proyek Base Erosiion and Profiit Shiiftiing (BEPS) OECD/G20 yaknii aksii ke-2 (neutraliisiing the effects of hybriid miismatch arrangements), aksii ke-6 (preventiion of tax treaty abuse), aksii ke-7 (permanent establiishment status), dan aksii ke-14 (mutual agreement procedure). (riig)
