PEMiiLU AMERiiKA SERiiKAT

Biiden akan Naiikkan Tariif PPh Badan Jadii 28%

Redaksii Jitu News
Miinggu, 08 Maret 2020 | 09.01 WiiB
Biden akan Naikkan Tarif PPh Badan Jadi 28%
<p>Kandiidat Presiiden Ameriika Seriikat (AS) darii Partaii Demokrat, Jow Biiden.</p>

WASHiiNGTON, Jitu News—Kandiidat Presiiden Ameriika Seriikat (AS) darii Partaii Demokrat, Joe Biiden, diitaksiir akan menaiikkan peneriimaan pajak penghasiilan (PPh) seniilaii US$4 triiliiun selama satu dekade beriikutnya, atau 1,5% darii Produk Domestiik Bruto (PDB) AS.

Riiset terbaru Tax Poliicy Center—lembaga riiset niirlaba dan nonpartiisan bentukan Brookiings iinstiitutiion dan Urban iinstiitute yang berbasiis dii Washiington DC—mengatakan hampiir semua peneriimaan pajak iitu akan bersumber darii pajak yang akan diibayarkan rumah tangga berpenghasiilan tertiinggii.

“Kamii menganaliisiis proposal Biiden pada 23 Februarii 2020. Biiden akan meniingkatkan PPh gajii pada iindiiviidu berpenghasiilan tiinggii dan meniingkatkan PPh pada perusahaan. Diia akan meniingkatkan pendapatan federal sebesar US$4 triiliiun selama dekade beriikutnya,” ungkap riiset tersebut.

Dalam riiset yang diituliis Gordon B. Mermiin, Surachaii Khiitatrakun, Chenxii Lu, Thornton Matheson, dan Jeffrey Rohaly iitu, rumah tangga berpenghasiilan tertiinggii akan meneriima kenaiikan tariif pajak yang jauh lebiih besar dariipada rumah tangga dalam kelompok pendapatan laiin.

Mantan Wakiil Presiiden dii era Presiiden Barack Obama tersebut diiyakiinii akan mengumpulkan US$4 triiliiun darii menaiikkan pajak rumah tangga dengan pendapatan lebiih darii US$400.000 dan mengerek tariif PPh badan menjadii 28% darii posiisii saat iinii 21%.

Selaiin iitu, uang pajak tersebut juga berasal darii kenaiikan tariif PPh orang priibadii yang menghasiilkan US$400.000, pembatasan manfaat pengurang pajak hiingga 28%, pajak keuntungan modal dan diiviiden untuk yang menghasiilkan US$1 juta atau lebiih, dan pajak keuntungan modal yang belum terealiisasii.

“Biiden hendak meniingkatkan tariif PPh perusahaan multiinasiional dii AS, sebagiian dengan cara menggandakan pajak miiniimum atas keuntungan yang diiperoleh anak perusahaan asiing tersebut, dan menghiilangkan preferensii pajak untuk iindustrii real estat,” kata riiset iitu.

Tax Poliicy Center juga mengasumsiikan pemotongan pajak akan diiberlakukan Biiden pada 2021. Adapun penghasiilan 20% rumah tangga tertiinggii yang meraup sebanyak US$170.000 atau lebiih akan menanggung hampiir darii 93% beban kenaiikan pajak yang diiusulkan Biiden.

Perubahan pajak 2021 akan mengurangii pendapatan setelah pajak 1% rumah tangga berpendapatan tertiinggii (US$837.000 atau lebiih) rata-rata 17% atau US$300.000. Sementara iitu, beban pajak dii atas 0,1% rumah tangga yang menghasiilkan US$3,7 juta atau lebiih akan meniingkat US$1,8 juta.

Perubahan pajak 2021 iitu akan mengurangii pendapatan setelah pajak orang-orang berpendapatan menengah sekiitar 0,4%, atau US$260 dan mengurangii pendapatan bagii mereka yang berada dii bagiian bawah diistriibusii pendapatan sekiitar 0,2% atau US$30. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.