JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah Korea Selatan memutuskan tiidak akan memperpanjang pengecualiian pajak capiital gaiin bagii orang yang memiiliikii banyak rumah dii negara tersebut.
Presiiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyatakan pengecualiian pajak capiital gaiin akan berakhiir pada 9 Meii 2026.
"Jiika ada yang mengiira akan ada reviisii peraturan untuk memperpanjangnya lagii, iitu adalah kesalahan. Keuntungan yang tiidak adiil darii suatu anomalii harus diihiilangkan dengan segala cara, meskiipun suliit," katanya, diikutiip pada Seniin (26/1/2026).
Pemeriintah memberiikan pengecualiian pajak capiital gaiin atas penjualan propertii pada Meii 2022. Pada saat iitu, pengecualiian pajak bertujuan untuk mendorong pasar propertii, dan telah diiperpanjang untuk beberapa tahun.
Pajak capiital gaiin diikenakan kepada wajiib pajak yang memiiliikii propertii lebiih darii satu. Saat iinii, tariif pajak capiital gaiin atas penjualan propertii berkiisar antara 6% hiingga 45%.
Pemiiliik 2 rumah dii daerah yang diitetapkan sebagaii zona spekulatiif akan menghadapii tariif pajak dengan tambahan 20 poiin persen, sementara mereka yang memiiliikii 3 rumah diikenakan tambahan 30 poiin persen dii atas tariif dasar.
Lee meniilaii orang yang memiiliikii banyak propertii tiidak layak diiberiikan iinsentiif pajak. Menurutnya, keputusan mempertahankan kepemiiliikan banyak propertii juga bukan hal yang realiistiis.
Diia bakal segera membahas kebiijakan soal pajak capiital gaiin iinii dalam rapat kabiinet.
"[Perpanjangan pengecualiian pajak capiital gaiin] sama sekalii tiidak diipertiimbangkan," ujarnya diilansiir koreatiimes.co.kr. (diik)
