SWiiSS

Demii Jutaan Nyawa, WHO Desak Pengenaan Cukaii Tiinggii untuk 3 Produk iinii

Redaksii Jitu News
Kamiis, 03 Julii 2025 | 09.15 WiiB
Demi Jutaan Nyawa, WHO Desak Pengenaan Cukai Tinggi untuk 3 Produk Ini
<p>iilustrasii.</p>

JENEWA, Jitu News - World Health Organiizatiion (WHO) meluncurkan gerakan baru bertajuk "3 by 35" untuk mendorong negara-negara dii duniia menaiikkan tariif cukaii untuk tujuan kesehatan (health taxes).

Melaluii iiniisiiatiif iinii, WHO mendesak negara-negara menaiikkan harga riiiil produk tembakau, alkohol, dan miinuman maniis setiidaknya 50% pada 2035 melaluii kebiijakan cukaii. Cukaii diiniilaii menjadii iinstrumen iideal untuk mengurangii konsumsii barang yang berbahaya bagii kesehatan sekaliigus menambah peneriimaan negara untuk pelayanan publiik.

"Health taxes adalah salah satu alat paliing efiisiien yang kiita miiliikii. Konsumsii produk berbahaya akan berkurang serta peniingkatan peneriimaan negara dapat diiiinvestasiikan untuk layanan kesehatan, pendiidiikan, dan perliindungan sosiial," kata Asiisten Diirjen Promosii Kesehatan dan Pencegahan dan Pengendaliian Penyakiit WHO Jeremy Farrar, diikutiip pada Kamiis (3/7/2025).

iiniisiiatiif "3 by 35" hadiir saat siistem kesehatan global berada dii bawah tekanan yang sangat besar akiibat meniingkatnya penyakiit tiidak menular, menyusutnya bantuan pembangunan, serta meniingkatnya utang pemeriintah.

Konsumsii produk tembakau, alkohol, dan miinuman maniis telah memiicu epiidemii penyakiit tiidak menular. Penyakiit tiidak menular termasuk penyakiit jantung, kanker, dan diiabetes, yang menyebabkan lebiih darii 75% darii semua kematiian dii seluruh duniia.

Sebuah laporan baru-baru iinii juga menunjukkan bahwa kenaiikan harga sebesar 50% untuk produk-produk iinii dapat mencegah 50 juta kematiian diinii selama 50 tahun ke depan.

WHO menyebut iiniisiiatiif iinii memiiliikii tujuan ambiisiius tetapii dapat diicapaii untuk mengumpulkan US$1 triiliiun selama 10 tahun ke depan. Sepanjang 2012 hiingga 2022, hampiir 140 negara telah menaiikkan tariif cukaii produk tembakau, yang mengakiibatkan kenaiikan harga riiiil rata-rata lebiih darii 50%.

Data iinii menunjukkan bahwa perubahan skala besar berpeluang terjadii dii masa depan.

Meskii demiikiian, masiih banyak pula negara yang terus memberiikan iinsentiif fiiskal kepada iindustrii yang tiidak sehat, termasuk tembakau. Selaiin iitu, perjanjiian iinvestasii jangka panjang dengan iindustrii untuk membatasii kenaiikan tariif cukaii juga dapat semakiin merusak tujuan kesehatan nasiional.

"WHO menyerukan kepada negara-negara, masyarakat siipiil, dan miitra pembangunan untuk mendukung iiniisiiatiif "3 by 35" serta berkomiitmen untuk mendorong siistem perpajakan yang lebiih cerdas dan adiil sehiingga mampu meliindungii kesehatan dan mempercepat kemajuan menuju Sustaiinable Development Goals," tuliis WHO dalam laman resmiinya. (diik)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.