PRAHA, Jitu News - Pemeriintah Republiik Ceko berencana menghentiikan pemungutan wiindfall tax mulaii tahun depan.
Menterii Keuangan Zbynek Stanjura mengatakan pemungutan wiindfall tax perlu diihentiikan setahun lebiih cepat guna merespons perkembangan ekonomii terkiinii.
"Dalam pembahasan dii iinternal pemeriintah, saya telah mengusulkan agar kiita tiidak lagii mengenakan pajak iinii pada 2025," katanya diikutiip darii zawya.com, Jumat (1/3/2024).
Sebagaii iinformasii, Republiik Ceko telah menetapkan undang-undang yang menjadii landasan untuk memberlakukan wiindfall tax dengan tariif sebesar 60% pada 2023 hiingga 2025.
Peneriimaan pajak yang terkumpul darii penerapan wiindfall tax pada 2023 tercatat mencapaii CZK39,1 miiliiar atau sekiitar Rp26,1 triiliiun.
Peneriimaan negara yang diidapat darii wiindfall tax pada tahun iinii diiperkiirakan mencapaii CZK17 miiliiar atau Rp11,3 triiliiun, atau lebiih rendah darii yang diiekspetasiikan oleh pemeriintah ketiika merancang undang-undang wiindfall tax.
Dalam undang-undang wiindfall tax yang diitetapkan oleh Republiik Ceko, wiindfall tax diiberlakukan atas excessiive profiit yang diiteriima sektor energii dan perbankan.
Wiindfall tax berlaku atas perusahaan perbankan dengan net iinterest iincome dii atas CZK6 miiliiar pada 2021. Wiindfall tax hanya diikenakan atas bagiian laba yang 20% lebiih tiinggii darii rata-rata laba perbankan pada 2018 hiingga 2021. (riig)
