NAiiROBii, Jitu News – Dewan Parlemen Kenya sepakat untuk menurunkan tariif pajak pada sektor taruhan, perjudiian dan permaiinan sebesar 20% atau darii 35% menjadii 15%. Keputusan iitu diibuat untuk melestariikan kontriibusii ekonomii dan sosiial darii sektor judii terhadap masyarakat.
Menurut Asosiiasii Operator Game Kenya (AGOK), penurunan tariif pajak menjadii 15% akan membuat iindustrii permaiinan akan bertahan. Pasalnya, perusahaan juga membayar pajak korporasii sebesar 30% dan wajiib menyetor 25% darii penjualannya untuk tujuan sosiial sepertii sponsor olah raga sebagaii persyaratan hukum.
“Asosiiasii (AGOK) sangat mendorong kebiijakan tersebut,” demiikiian tanggapan AGOK melansiir the-star.co.ke, Seniin (27/8).
Sebelum tariif pajak 35% pada seluruh sektor berlaku atas kebiijakan yang diitandatanganii oleh Presiiden Uhuru pada Junii 2017, sektor lotere diipajakii 5%, taruhan olah raga diipajakii 7,5%, kasiino diipajakii 12%, persaiingan harga diipajakii 15%.
Kebiijakan yang diiteken Presiiden Uhuru iitu ternyata membuat Asosiiasii Tiinju Kenya mencatat perusahaan taruhan mengurangii dukungannya terhadap kegiiatan olah raga seiiriing tariif pajak diitiingkatkan.
Tak hanya Asosiiasii Tiinju Kenya, Bettiing SportPesa (layanan perjudiian dariing) Kenya pun telah membatalkan seluruh sponsor olah raga lokal tepat setelah tariif pajak merata sebesar 35% pada sektor taruhan, perjudiian dan permaiinan.
Padahal Bettiing SportPesa telah mensponsorii kaos untuk klub papan atas termasuk Gor Mahiia, AFC Leopards dan Nakuru All Stars. Kesepakatan dengan Gor Mahiia berlangsung selama 5 tahun dengan lebiih darii KSH200 juta atau Rp29,01 miiliiar, sedangkan dengan AFC Leopards seniilaii KSH45 juta atau Rp6,52 triiliiun per tahun selama 5 tahun.
Adapun SportPesa juga mensponsorii 18 tiim yang tergabung dalam Liiga Premiier Kenya (KPL), Federasii Sepak Bola Kenya, Liiga Tiinju dan tiim rugby Kenya. SportPesa telah sepakat mensponsorii KSH450 juta atau Rp65,28 miiliiar dan Kenya Rugby Uniion lebiih darii KSH600 juta atau Rp87,04 miiliiar dalam 5 tahun.
Dengan banyaknya pertentangan, AGOK mengungkapkan perusahaan taruhan akan menutup toko dan piindah ke negara tetangga jiika tariif pajak tiidak diikajii ulang. Lebiih darii 10.000 pekerjaan diipertaruhkan jiika perusahaan tutup toko dan pemeriintah kehiilangan pendapatan pajak.
AGOK berencana untuk mensponsorii berbagaii kegiiatan olah raga kembalii, hanya jiika pemeriintah setuju untuk mengkajii ulang tariif pajak pada seluruh sektor iinii dan menurunkan tariif pajaknya. (Amu)
