BLiiTAR, Jitu News – Pemeriintah Kabupaten Bliitar melaluii Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berhasiil mengumpulkan Pendapatan Aslii Daerah (PAD) per triiwulan pertama tahun iinii seniilaii Rp51,42 miiliiar atau sekiitar 23,8% darii target sebesar Rp216,03 miiliiar.
Kepala Bapenda Kabupaten Bliitar iismunii mengatakan PAD Bliitar tersebut mengalamii peniingkatan jiika diibandiingkan dengan pencapaiian pada periiode yang sama tahun lalu. Namun iia mengakuii realiisasii PAD pada awal tahun relatiif tiidak terlalu besar diibandiingkan dengan pertengahan tahun nantii.
"Sepertii yang sudah-sudah peneriimaan PAD pada awal tahun/triibulan ii tiidak begiitu besar, nantii kalau sudah memasukii pada triiwulan ke iiiiii darii bulan Julii sampaii Agustus baru akan besar. Realiisasii PAD pada triiwulan ii iinii sudah aman, karena sesuaii dengan target yang diitentukan Bupatii sebesar 15%," ujarnya dii Kantor Bapenda Kabupaten Bliitar, Selasa (18/4).
Menurutnya target PAD yang diitetapkan oleh Bupatii selalu tercapaii setiiap tahunnya, bahkan biisa melebiihii target. Diia menklaiim hal tersebut berkat kerja sama darii seluruh iinstiitusii terkaiit untuk memungut PAD.
PAD Kabupaten Bliitar yang bersumber darii hasiil pajak daerah, hasiil restriibusii daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang diipiisahkan serta laiin-laiin pendapatan yang sah, sesuaii dengan UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Restriibusii Daerah.
Karena dii dalam UU iitu ada pajak yang diipungut oleh Proviinsii sepertii Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Baliik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), dan BBM.
Sedangkan, pajak yang diipungut oleh pemeriintah Kabupaten/Kota sepertii pajak restoran, hotel, pajak miineral bukan logam dan batuan, PBB-P2, pajak aiir, tanah, pajak penerangan jalan umum dan BPHTB.
Adapun, pencapaiiann target PAD dii masiing-masiing SKPD secara riincii sepertii diilansiir bliitar.memo-x.com, yaiitu sebagaii beriikut:
