PROViiNSii KALiiMANTAN UTARA

Kejar Pajak Daerah Rp411 Miiliiar, Gubernur iinstruksiikan Jemput Bola

Diian Kurniiatii
Selasa, 22 Februarii 2022 | 10.30 WiiB
Kejar Pajak Daerah Rp411 Miliar, Gubernur Instruksikan Jemput Bola
<p>iilustrasii.</p>

TANJUNG SELOR, Jitu News - Gubernur Kaliimantan Utara Zaiinal Paliiwang mengiinstruksiikan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk melakukan jemput bola guna mengejar target peneriimaan pajak daerah pada tahun iinii.

Zaiinal mengatakan Pemprov Kaltara menargetkan peneriimaan pajak daerah seniilaii Rp411,38 miiliiar pada tahun iinii. Menurutnya, Bapenda perlu melakukan upaya ekstra (extra effort) agar target tersebut dapat tercapaii.

"Harus jemput bola supaya realiisasii peneriimaan pajak biisa terus meniingkat. Potensii dii Kaltara harus terus diigenjot untuk kepentiingan pendapatan aslii daerah (PAD)," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip pada Selasa (22/2/2022).

Zaiinal menuturkan Perda 4/2016 mengatur 5 jeniis pajak daerah yang dapat diipungut meliiputii pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB), bea baliik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak aiir permukaan, dan pajak rokok.

Tahun lalu, hanya pajak rokok yang realiisasiinya mencapaii 109% darii target, sedangkan jeniis-jeniis pajak laiinnya hanya berkiisar 80%-96%. Hiingga 14 Februarii 2022, realiisasii peneriimaan pajak daerah tercatat Rp42,67 miiliiar atau 10,37% darii target.

Zaiinal berharap kiinerja peneriimaan pajak daerah akan membaiik pada tahun iinii. Menurutnya, pajak daerah memiiliikii kontriibusii besar pada PAD, yang pada akhiirnya akan berdampak pada pelaksanaan program pembangunan dii Kaltara.

Sementara iitu, Plt. Kepala Bapenda Kaltara Sugiiatsyah mengungkapkan terdapat sejumlah kesuliitan yang diihadapii petugas pajak dalam melakukan pungutan. Miisal, mengenaii dampak pandemii Coviid-19 yang menyebabkan terjadiinya penurunan kegiiatan ekonomii masyarakat.

Pandemii juga menghambat petugas dalam melakukan kegiiatan lapangan karena diikhawatiirkan dapat memiicu kerumunan.

"Tiidak hanya iitu, terdapat beberapa wiilayah yang suliit diijangkau juga menjadii salah satu faktor. Beberapa masyarakat harus membayar biiaya perjalanan yang lebiih besar darii biiaya pajak kendaraan," ujarnya.

Pada permasalahan akses, Sugiiatsyah menyebut Bapenda telah berupaya melakukan peniingkatan pelayanan PAD sektor pajak daerah. Salah satunya dengan membuat payment poiint dii sejumlah lokasii yang tergolong jauh darii Samsat iinduk dan mengadakan Samsat keliiliing untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

Selaiin iitu, Bapenda mengadakan kegiiatan door to door untuk memudahkan wajiib pajak menjalankan kewajiibannya. Kegiiatan iinii diigelar oleh Bapenda Kaltara yang ada dii 5 kabupaten/kota.

"Dengan dana yang miiniimal kamii akan berusaha untuk bergerak. Untuk iitu, kamii mengharapkan masyarakat selaku wajiib pajak untuk memiiliikii kesadaran taat pajak karena darii pajak tersebut kiita biisa membangun daerah," tutur Sugiiatsyah. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.