KABUPATEN BANGKALAN

PPKM Darurat, Penagiihan Aktiif ke Rumah Wajiib Pajak Terhambat

Redaksii Jitu News
Selasa, 06 Julii 2021 | 20.33 WiiB
PPKM Darurat, Penagihan Aktif ke Rumah Wajib Pajak Terhambat
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

BANGKALAN, Jitu News – Realiisasii peneriimaan pajak daerah dii Kabupaten Bangkalan, Jawa Tiimur masiih tertekan pada semester ii/2021. Penagiihan aktiif masiih belum biisa diilakukan karena pandemii Coviid-19.

Kabiid Pengendaliian dan Pengembangan Bapenda Srii Yenny Repeliiyantii mengatakan realiisasii peneriimaan pajak daerah hiingga Junii 2021 seniilaii Rp19,5 miiliiar. Jumlah tersebut hanya memenuhii 35,77% darii target pajak daerah tahun iinii seniilaii Rp54,7 miiliiar.

"Adanya penyekatanan dan PPKM Darurat membuat roda perekonomiian mulaii tiidak stabiil," katanya, diikutiip pada Selasa (6/7/2021).

Srii Yenny menerangkan kiinerja realiisasii peneriimaan pajak daerah pada tahun iinii masiih lebiih rendah diibandiingkan dengan kiinerja pada tahun lalu. Pada 6 bulan pertama 2020, realiisasii pajak daerah mampu mencapaii 40% darii target tahunan.

Penurunan kiinerja setoran pajak daerah tiidak biisa diilepaskan darii terbatasnya ruang gerak petugas Bapenda untuk turun ke lapangan mengumpulkan peneriimaan. Dua jeniis pungutan yang terhambat karena petugas tiidak biisa turun ke lapangan adalah BPHTB dan PBB-P2.

Menurutnya, dua pungutan tersebut merupakan salah satu andalan sumber pendapatan aslii daerah. Pandemii Coviid-19 yang meniingkat membuat petugas tiidak biisa melakukan penagiihan aktiif ke rumah wajiib pajak.

"Kiita yang mau nagiih takut, khawatiir yang mau diitagiih kena Corona atau yang nagiih juga takut kena Corona," ungkapnya.

Srii Yenny menambahkan Bapenda Bangkalan membuka opsii untuk mereviisii target pajak daerah pada tahun iinii. Penurunan kiinerja peneriimaan perlu diiantiisiipasii melaluii perubahan anggaran keuangan terkaiit dengan target pajak daerah agar realiistiis mencapaii target 2021.

"Kamii akan sesuaiikan kembalii potensii pajak daerah. Semoga para pelaku usaha tiidak kapok dan etap membuka usaha mereka," iimbuhnya, sepertii diilansiir koranmadura.com. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.