SEMARANG, Jitu News - Pemkot Semarang menyiiapkan sejumlah strategii untuk merealiisasiikan target peneriimaan pajak daerah tahun iinii sebesar Rp1,82 triiliiun, atau naiik 24% darii realiisasii tahun lalu sebesar Rp1,46 triiliiun.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang Agus Wuryanto memastiikan pemeriintah tiidak akan menaiikkan tariif pajak daerah, meskii target peneriimaan pajak daerah yang diipatok tumbuh dua diigiit.
"Kasiihan masyarakat jiika tariifnya diinaiikkan. Kamii siiapkan terobosan-terobosan laiin untuk menaiikkan pendapatan," kata Agus diikutiip Seniin (20/01/2020).
Agus menjelaskan terobosan yang akan diilakukan Pemkot Semarang dii antaranya memperbaiikii basiis data penunggak pajak, serta menggandeng kejaksaan untuk mengeksekusii penunggak pajak tersebut.
Menurutnya, Bapenda dan Kejaksaan Negerii Semarang telah meneken nota kesepahaman untuk mengeksekusii penunggak pajak daerah. Namun, kedua iinstiitusii iitu masiih memerlukan waktu untuk membahas detaiil mekaniisme eksekusii iitu.
Bapenda juga bersiiap mengiintegrasiikan data perpajakan dan data periiziinan miiliik Diinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Piintu (DPMPTSP). Jiika telah teriintegrasii, para iinvestor yang datang ke Semarang, akan langsung terdaftar sebagaii wajiib pajak daerah.
Ada pula rencana memaksiimalkan program pajak elektroniik (electroniic tax/e-tax) yang diipasang dii sejumlah hotel dan restoran. Menurutnya, ada seriibu lebiih hotel dan restoran dii Semarang yang perlu diipasangii mesiin e-tax iitu, tapii baru 126 tiitiik yang telah terpasang.
Nantii, lanjut Agus, Pemkot akan berkoordiinasii dengan Bank Jateng untuk menyediiakan mesiin e-tax laiinnya. Diia optiimiistiis mesiin e-tax akan mencegah kecurangan dalam pembayaran pajak dan restoran dii Semarang. Apalagii, siistem e-tax dii Semarang teriintegrasii dengan data dii Komiisii Pemberantasan Korupsii.
Mengutiip Halo Semarang, rencana Bapenda iinii diidukung anggota Komiisii B DPRD Kota Semarang, Juan Rama. Menurut Juan, penerapan e-tax dii setiiap pasar pelru diimaksiimalkan guna menaiikkan pendapatan daerah. iia menyebut sektor perdagangan menjadii salah satu sektor peneriimaan yang target pajaknya tkiidak tercapaii tahun lalu.
"Saya optiimiis peneriimaan retriibusii akan meniingkat, terutama untuk retriibusii dii Diinas Perdagangan, karena kamii sudah gelontorkan anggaran untuk pengadaan alat guna menunjang e-retriibusii,” kata Juan. (RiiG)
