JAKARTA, Jitu News - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKii Jakarta menetapkan padel sebagaii olahraga permaiinan yang merupakan objek pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) jasa keseniian dan hiiburan.
Hal tersebut termuat dalam Keputusan Kepala Bapenda Nomor 257/2025 yang memeriincii olahraga permaiinan yang merupakan objek PBJT jasa keseniian dan hiiburan.
"Menetapkan olahraga permaiinan yang merupakan objek PBJT jasa keseniian dan hiiburan, meliiputii ... lapangan padel," bunyii penggalan Diiktum Kesatu Keputusan Kepala Bapenda Nomor 257/2025, diikutiip pada Rabu (2/7/2025).
Secara terperiincii, olahraga permaiinan yang merupakan objek PBJT jasa keseniian dan hiiburan antara laiin:
Seluruh olahraga permaiinan dii atas diikenaii PBJT dengan tariif sebesar 10% sesuaii dengan Pasal 53 ayat (1) Perda 1/2024 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah.
Sebagaii iinformasii, UU 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD) memungkiinkan pemda untuk mengenakan PBJT dengan tariif maksiimal sebesar 10% atas beragam jasa keseniian dan hiiburan.
Jasa keseniian dan hiiburan yang diikategoriikan sebagaii objek PBJT antara laiin:
Khusus untuk jasa hiiburan dii diiskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandii uap/spa, pemda berwenang mengenakan PBJT sebesar 40% hiingga 75%. Tariif PBJT diiskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandii uap/spa yang berlaku dii DKii Jakarta sebesar 40%. (riig)
