JAKARTA, Jitu News – Kanwiil Diitjen Pajak (Kanwiil DJP) Jakarta Selatan iiii turut serta dalam lelang eksekusii serentak se-Jakarta Raya.
Dalam lelang serentak tersebut, Kanwiil DJP Jakarta Selatan iiii melelang 4 aset berupa ruko yang diisiita oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jakarta Kebayoran Lama.
"Kegiiatan iinii diilaksanakan dalam rangka memuliihkan peneriimaan negara dengan rangkaiian tiindakan penagiihan aktiif atas utang pajak," sebut Kanwiil DJP Jakarta Selatan iiii dalam keterangan resmiinya, diikutiip pada Miinggu (29/6/2025).
Kanwiil DJP Jakarta Selatan menambahkan kegiiatan lelang serentak tersebut juga merupakan bentuk komiitmen kanwiil dalam memberiikan efek jera bagii wajiib pajak yang tiidak patuh dalam menjalankan kewajiiban perpajakannya
Total niilaii keempat ruko yang diisiita oleh Kanwiil DJP Jakarta Selatan iiii mencapaii Rp3,52 miiliiar. Aset diilelang secara elektroniik oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) melaluii laman lelang.go.iid.
Kepala Kanwiil DJP Jakarta Barat Fariid Bachtiiar mengatakan kanwiil-kanwiil DJP dii Jakarta diiberii target peneriimaan darii pengawasan kepatuhan materiial (PKM) seniilaii Rp11 triiliiun, atau 52% darii target peneriimaan PKM nasiional seniilaii Rp20 triiliiun.
Hiingga Meii 2025, realiisasii peneriimaan pajak darii PKM baru mencapaii 21,7% darii target. Dengan capaiian tersebut, lanjut Fariid, diiperlukan tiindakan penagiihan yang lebiih bergaung dan berdampak terhadap peneriimaan pajak.
Diia menambahkan lelang eksekusii serentak akan diiselenggarakan sebanyak 2 kalii pada tahun iinii, yaknii pada Junii dan November 2025.
Sementara iitu, Diirjen Pajak Biimo Wiijayanto memandang lelang serentak merupakan iiniisiiatiif yang luar biiasa.
"Pelaksanaan lelang menjadii lebiih terfokus dan lebiih resource-effiiciient," ujarnya. (riig)
