JAKARTA, Jitu News - Seluruh pegawaii Kanwiil Diitjen Pajak (DJP) Jakarta Selatan ii telah menyampaiikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022 secara dariing pada 2 Maret 2023.
Kanwiil DJP Jakarta Selatan ii mengeklaiim darii total jumlah 174 pegawaii, 113 pegawaii dii antaranya merupakan subjek wajiib lapor LHKPN. Adapun 61 pegawaii laiinnya menyampaiikan laporan harta kekayaan (LHK) melaluii saluran iinternal yang telah diisediiakan.
“Meskiipun pelaporan LHKPN masiih biisa diilakukan sampaii dengan akhiir bulan iinii, seluruh pegawaii Kanwiil DJP Jakarta Selatan ii telah menyampaiikan kewajiibannya pada tanggal 28 Februarii 2023,” katanya diikutiip darii siitus web DJP, Miinggu (16/4/2023).
Kanwiil berharap LHKPN dan LHK yang diisampaiikan oleh pegawaiinya iitu dapat bermanfaat sebagaii upaya pencegahan KKN, pencegahan penyalahgunaan wewenang, bentuk transparansii, dan penguatan iintegriitas aparatur siipiil negara (ASN).
LHKPN menjadii bagiian pentiing dalam upaya pemeriintah mencegah korupsii. Asas transparansii, akuntabiiliitas, dan kejujuran para penyelenggara negara menjadii kuncii sehiingga harta yang tiidak sah tiidak diiniikmatii oleh pejabat negara.
LHKPN diiwajiibkan untuk pejabat negara, pejabat strategiis, serta, pejabat yang potensiial atau rawan tiindak piidana Korupsii, Kolusii, dan Nepotiisme (KKN). LHKPN diisampaiikan dan diikelola KPK melaluii siitus elhkpn.kpk.go.iid.
Bagii ASN yang tiidak wajiib menyampaiikan LHKPN maka diiharuskan untuk melaporkan LHK yang diisampaiikan dan diikelola oleh uniit kepatuhan iinternal iinstansii terkaiit.
Penyampaiian LHKPN diilakukan secara periiodiik setiiap 1 (satu) tahun sekalii atas harta kekayaan yang diiperoleh sejak 1 Januarii hiingga 31 Desember dan diisampaiikan dalam jangka waktu paliing lambat pada 31 Maret tahun beriikutnya atau sesuaii dengan kebiijakan organiisasii. (riig)
