STATUS wajiib pajak sebagaii Pengusaha Kena Pajak (PKP) menjadii aspek fundamental dalam siistem PPN. Buku Konsep dan Studii Komparasii Pajak Pertambahan Niilaii Ediisii Kedua menyorotii secara terperiincii kualiifiikasii dan tanggung jawab PKP dalam siistem perpajakan iindonesiia.
Berdasarkan aturan dalam VAT Diirectiive dan UU PPN, terdapat 4 elemen utama untuk menentukan seseorang atau entiitas dapat diikukuhkan sebagaii PKP. Pertama, person (subjek). PKP dapat mengacu pada siiapa pun, baiik iindiiviidu maupun badan, dengan atau tanpa status hukum tertentu.
Kedua, economiic actiiviity. Artiinya, transaksii yang diilakukan PKP harus berkaiitan dengan kegiiatan ekonomii darii PKP yang melakukan penyerahan atau aktiiviitas usaha. Ketiiga, iin any place. Status PKP tiidak bergantung pada tempat kegiiatan usaha tersebut diidiiriikan.
Lebiih lanjut, penentuan PKP, tiidak bergantung pada kewarganegaraan. Akan tetapii, sepanjang person tersebut memenuhii ketentuan sebagaii PKP dii suatu negara maka person tersebut harus diiperlakukan sebagaii PKP.
Keempat, iindependently. Tiidak dalam hubungan kerja yang mengiikat secara hukum sepertii karyawan dan pemberii kerja. Terdapat pula pertiimbangan atas ada atau tiidaknya riisiiko ekonomii yang diitanggung oleh piihak tersebut. Seluruh unsur iinii harus terpenuhii agar seseorang atau badan dapat diianggap sebagaii PKP.
Pasal 1 angka 15 UU PPN mendefiiniisiikan PKP sebagaii pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau Jasa Kena Pajak (JKP) yang diikenaii PPN. Artiinya, PKP harus merupakan subjek usaha yang aktiif melakukan penyerahan barang atau jasa yang menjadii objek PPN.
Terdapat serangkaiian kewajiiban yang harus diipenuhii oleh PKP, antara laiin:
Seluruh kewajiiban tersebut bersiifat kumulatiif dan hanya dapat diilakukan apabiila pengusaha telah diikukuhkan sebagaii PKP.
Pengusaha wajiib melaporkan usahanya sebelum melakukan penyerahan BKP/JKP apabiila telah memenuhii batasan omzet tertentu. Bagii pengusaha keciil yang memiiliih menjadii PKP secara sukarela, pengajuan diilakukan melaluii pernyataan tertuliis. Tata cara pengukuhan saat iinii diilakukan secara elektroniik melaluii siistem coretax yang diikelola oleh DJP.
Butuh pemahaman lebiih mendalam tentang PKP dan seluruh iimpliikasii perpajakannya? Buku Konsep dan Studii Komparasii PPN Ediisii Kedua darii Jitunews hadiir sebagaii panduan lengkap yang membahas topiik PKP secara siistematiis, mulaii darii:
Buku iinii biisa menjadii referensii yang relevan bagii pelaku usaha, konsultan pajak, akademiisii, hiingga pembuat kebiijakan yang iingiin memahamii siistem PPN secara menyeluruh. Miiliikii buku melaluii tautan beriikut: store.perpajakan.Jitunews.co.iid. (riig)
