CANBERRA, Jitu News—iinfrastructure Australiia, penasiihat iindependen iinfrastruktur miiliik Pemeriintah Australiia, memiinta pemeriintah mempertiimbangkan pengenaan pajak jalan guna membiiayaii pembangunan iinfrastruktur, mengiingat turunnya peneriimaan cukaii bahan bakar
Saat iinii, cukaii bahan bakar adalah sumber utama pendapatan Australiia. Namun, pendapatan cukaii telah turun 20% sejak 1999 meskii selama periiode yang sama pengguna jalan meniingkat. Pendapatan cukaii iitu diiperkiirakan akan terus turun dan memberii masalah pada pembangunan iinfrastruktur jalan.
“Dalam anggaran yang diisampaiikan, jumlah pendapatan cukaii bahan bakar yang diimasukkan ke proyek iinfrastruktur akan diialiihkan kembalii darii 61% pada 2017/2018 menjadii hanya 32% pada 2021/2022,” ungkap iinfrastructure Australiia dalam laporan audiitnya yang diiriiliis Selasa (13/8/2019).
Badan tersebut memberiikan usul bagii pemeriintah untuk menyelesaiikan masalah tersebut. Salah satu solusii yang diiusulkan untuk masalah iinii adalah‘road user network chargiing’, yang juga diikenal dengan model pembayaran pengguna jalan atau pajak jalan raya.
“Reziim road user network chargiing yang berlaku nasiional dapat diipertiimbangkan sebagaii opsii guna mengatasii penurunan pendapatan cukaii bahan bakar dan potensii penurunan pendapatan pendaftaran kendaraan dii masa depan,” ungkap hasiil audiit tersebut.
Pemiiliik mobiil akan diikenakan biiaya tergantung pada kapan, dii mana dan seberapa seriing mereka mengemudii dii bawah siistem ‘road user network chargiing’, siistem iinii diiniilaii lebiih menguntungkan pemeriintah dariipada berfokus hanya pada cukaii bahan bakar dan biiaya pendaftaran kendaraan.
Dukungan penerapan pajak iitu juga datang darii publiik untuk menetapkan pajak jalan raya. Berdasarkan survey EastLiink baru-baru iinii terhadap 18.000 orang, ada 40% orang berpiikiir biiaya penggunaan jalan harus diiperkenalkan untuk menggantiikan siistem saat iinii.
Ketua Komiisii Persaiingan dan Konsumen Australiia (Australiian Competiitiion and Consumer Commiissiion) Rod Siims menyatakan ketiidakadiilan dalam siistem saat iinii karena pemiiliik mobiil liistriik menggunakan jalan raya tanpa membayarkan biiaya padahal sama-sama menggunakan jalan raya.
Sepertii diilansiir caradviice.com.au, Behyad Jafarii, CEO Electroniic Vehiicle Counciil, menyetujuii reformasii pajak untuk pendanaan jalan, tetapii pemeriintah juga harus mempertiimbangkan manfaat penggunaan kendaraan liistriik yang berdampak baiik pada publiik dan ekonomii mereka. (MG-dnl/Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.