Berita

Perubahan Bentuk

Abid Aisyiyah Banten berubah bentuk menjadi Poltekkes Aisyiyah Banten

Admin Aisyiyah | Jumat, 23 November 2018 - 08:42:56 WIB | dibaca: 231 pembaca

DARI AKBID MENJADI POLTEKKES AISYIYAH BANTEN 


***BERKIPRAH LEBIH UNTUK MASYARAKAT 
Memasuki era globalisasi, pembangunan kesehatan akan menghadapi tantangan dan masalah yang semakin luas dan kompleks. Kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional di bidang kesehatan terutama dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Aisyiyah adalah organisasi wanita islam yang didirikan pada 27 Rajab 1335 H atau bertepatan pada 27 April 1917 M di Yogyakarta. ‘Aisyiyah bergerak dibidang da’wah, kemasyarakatan, pendidikan dan pengajaran.

Pendidikan tenaga kesehatan ‘Aisyiyah telah berdiri sejak lama (tahun 1963 di Yogyakarta), dan tersebar diseluruh Indonesia. Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Banten dalam rangka turut berpartisipasi dalam upaya peningkatan sumber daya manusia (SDM) khususnya tenaga bidan di Provinsi Banten, sejak tahun 2002 telah merintis berdirinya Akademi Kebidanan ‘Aisyiyan Banten. Pada 2004 berdasarkan SK MENDIKNAS No.86/D/O/2004 izin operasional AKBID ‘Aisyiyah Banten telah terbit.

Pola pendidikan pada Akademi Kebidanan‘Aisyiyah Banten dirancang untuk menghasilkan bidan yang kompetensi di bidangnya dan juga mampu menjadi mubalighot sebagai perwujudan dari bidan yang islami.


Seiring berjalannya waktu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Banten dan manajemen Akbid Aisyiyah Banten ingin lebih bermanfaat untuk masyarakat dengan merubah bentuk dari Akademi Kebidanan menjadi Politeknik Kesehatan. Perubahan bentuk ini demi memenuhi tuntutan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Namun tetap menjaga fokus dan komitmen kami melahirkan SDM terbaik bidang kesehatan. 

SK Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi menjadi Poltekkes Aisyiyah Banten diterima Direktur Akbid Aisyiyah Banten dr Avenzoar di Lamongan pada Senin (19/11). SK ini diserahkan langsung Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dan dihadiri Menteri Ristek Dikti RI dan didampingi Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Sekretaris Kabinet, Gubenur Jawa Timur, Bupati Lamongan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah DR. Haedar Nasir, Pimpinan Pusat Aisyiyah, Noer Jannah. 


POLTEKKES AISYIYAH BANTEN siap menerima putra putri terbaik bangsa menjadi mahasiswa dengan tiga pilihan program studi yakni Prodi D3 Kebidanan, D3 Fisioterapi, dan D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan. 

Direktur POLTEKKES AISYIYAH BANTEN dr H. Nur Avenzoar MKM mengatakan, kehadiran organisasi Muhammadiyah ingin keberadaannya menjadi pencerahan dan bermanfaat bagi masyarakat. Sistem yang dirancangnya juga berawal dari yang kecil seperti Akbid Aisyiyah dan ingin terus berkembang menjadi lebih besar sehingga berubah bentuk menjadi Poltekkes. Ini tidak terlepas dari keinginan untuk terus berkiprah dalam mencerdaskan bangsa dengan menyediakan tenaga kesehatan yang berkompeten. 
"Setelah Akbid berjalan dengan baik dan rasanya perlu untuk terus mengembangkan pendidikan dan kedepan juga diamanahkan untuk bisa menjadi universitas. Mudah-mudahan ini bisa terwujud," katanya. 

Menurutnya, program studi yang ada di POLTEKKES Aisyiyah Banten ini merupakan yang belum ada di Banten sehingga peluangnya cukup besar bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendididkan dengan mengambil program studi tersebut. 

Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Banten DR. Hj. Ima Nikmah mengatakan, Muhammadiyah dan Aisyiyah ingin terus berkiprah kepada masyarakat sesuai dengan tema milad ke-106 tahun Muhammadiyah yakni taawun untuk negeri. Tema ini untuk terus berbuat lebih banyak kepada masyarakat dan Aisyiyah Banten ingin mengembangkan pendidikan yang lebih luas.
Untuk di Banten, Akbid Aisyiyah Banten merubah bentuk menjadi Poltekkes Aisyiyah Banten. "Prodi ini jarang ada sehingga memberikan peluang dan bisa saling melengkapi," katanya. 

Ia berharap, kehadiran Poltekkes Aisyiyah Banten bisa memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat. Untuk itu, mohon dukungannya agar keberadaan institusi ini bisa semakin memberi manfaat dan bisa menjadi pilihan bagi masyarakat Banten yang ingin menjadi tenaga kesehatan yang berkompeten. Aisyiyah Banten akan terus mengembangkan perguruan tinggi ini dengan membuka prodi lainnya dalam waktu dekat seperti profesi kebidanan. 
"Dengan begini, Aisyiyah Banten ingin terus mendorong dengan menciptakan generasi yang cerdas. Semua kegiatan amal usaha Aisyiyah dalam rangka da'wah amar ma'ruf nahi mungkar," katanya. (skn/)